Perubahan APBD 2026 Fokus Percepatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Banjarnegara

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Raperda Perubahan APBD 2026 di Gedung DPRD Kabupaten Banjarnegara.(dok.Kominfo Bna/Pelita News.id)

Suasana Raperda Perubahan APBD 2026 di Gedung DPRD Kabupaten Banjarnegara.(dok.Kominfo Bna/Pelita News.id)

BANJARNEGARA, PelitaNews.id — Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mengarahkan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 untuk mempercepat penanganan infrastruktur dasar, terutama jalan dan jembatan yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

Prioritas tersebut disampaikan Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, saat menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD 2026 kepada Ketua DPRD Banjarnegara, Slamet, dalam Rapat Paripurna DPRD, Jumat (4/9/2026).

Amalia mengatakan, perubahan anggaran dilakukan untuk menyesuaikan kemampuan fiskal daerah dengan kebutuhan pembangunan yang harus segera ditangani. Infrastruktur jalan dan jembatan menjadi salah satu fokus utama karena berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta akses terhadap pelayanan publik.

Selain infrastruktur, perubahan APBD juga diarahkan untuk penanganan krisis air bersih akibat kemarau panjang, sektor kesehatan dan pendidikan, serta pemenuhan kewajiban pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

“Kami ingin menekankan bahwa perubahan atas APBD Tahun 2026 ini disusun dengan prinsip efisiensi, efektivitas, dan ketepatan sasaran. Tidak boleh ada anggaran yang habis hanya secara administratif, tetapi minim manfaat bagi masyarakat. Anggaran harus secara ketat mengikuti program prioritas,” tegas Amalia.

READ  Tiga Aset Tanah Pemkab Resmi Dihibahkan ke Polres Banjarnegara

Menurutnya, keterbatasan ruang fiskal membuat pemerintah daerah harus menentukan skala prioritas dalam membiayai berbagai kebutuhan pembangunan. Tidak seluruh usulan masyarakat dapat dimasukkan dalam perubahan APBD tahun ini.

“Kami menyadari bahwa rancangan perubahan anggaran belum mampu mengakomodasi seluruh usulan pembangunan karena adanya keterbatasan kemampuan fiskal daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Banjarnegara, Hendro Cahyono, menjelaskan target pendapatan daerah dalam Perubahan APBD 2026 diproyeksikan sebesar **Rp2,043 triliun**, turun sekitar 7,1 persen dibandingkan target APBD murni.

Penurunan tersebut dipengaruhi berkurangnya pendapatan asli daerah, khususnya dari sektor pajak, serta penyesuaian pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Di sisi belanja, Pemkab Banjarnegara mengalokasikan anggaran sebesar **Rp2,170 triliun**. Belanja tersebut diprioritaskan untuk mempercepat pencapaian target RPJMD, terutama pembangunan infrastruktur dasar, kesehatan, pendidikan, serta penyelesaian kewajiban kepada pihak ketiga.

“Penyusunan Raperda Perubahan APBD ini merupakan langkah strategis untuk menyesuaikan kebijakan keuangan daerah dengan perkembangan situasi riil, dinamika ekonomi, serta koreksi atas sisa perhitungan tahun-tahun sebelumnya,” jelas Hendro.

READ  Semarakkan HUT RI ke-81, Kecamatan Panongan Gelar Festival Fun Walk 2026

Adapun defisit antara pendapatan dan belanja ditutup melalui penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp157,862 miliar yang bersumber dari SiLPA Tahun Anggaran 2025 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Ketua DPRD Banjarnegara, Slamet, mengatakan perubahan APBD harus mampu menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus memastikan anggaran benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pengelolaan keuangan daerah harus tetap berjalan secara efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta selaras dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah,” katanya.

Pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026 selanjutnya akan dilakukan antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. (Bas).

Berita Terkait

Sebanyak 110 Peserta Mengikuti STQ Tilawah Gemilang Tingkat Kabupaten Tangerang dan Launching Buku Ayat-Ayat Semesta.
Merawat Ikatan, Menguatkan kontribusi. PC IKA PMII Kabupaten Tangerang Resmi Dilantik Masa Khidmat 2026-2031
BPN Banten Gandeng PWI, Masyarakat Diharapkan Lebih Paham Prosedur Pertanahan
Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Iptek dan Berinovasi
HPS 2026, Zarkasi Dorong Perlindungan Sawah dan Perbaikan Irigasi
Lettu Inf Harits Adam Yuseno Dimakamkan Secara Militer di Banjarnegara
HPS 2026, Banjarnegara Surplus Beras 30 Ribu Ton dan Dorong Diversifikasi Pangan Lokal
Pemkab Banjarnegara Dukung Perjuangan Pengakuan dan Kesejahteraan Guru PAUD

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:58

Sebanyak 110 Peserta Mengikuti STQ Tilawah Gemilang Tingkat Kabupaten Tangerang dan Launching Buku Ayat-Ayat Semesta.

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:52

Merawat Ikatan, Menguatkan kontribusi. PC IKA PMII Kabupaten Tangerang Resmi Dilantik Masa Khidmat 2026-2031

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:19

BPN Banten Gandeng PWI, Masyarakat Diharapkan Lebih Paham Prosedur Pertanahan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:12

HPS 2026, Zarkasi Dorong Perlindungan Sawah dan Perbaikan Irigasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:10

Lettu Inf Harits Adam Yuseno Dimakamkan Secara Militer di Banjarnegara

Berita Terbaru