Kakek Pendiam Gantung Diri di Pohon Mangga Dekat Masjid Desa Tanjung Magetan

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGETAN – Pagi-pagi warga Desa Tanjung, Kecamatan Bendo, Magetan, Jawa Timur, dikejutkan adanya penemuan orang tewas gantung diri, Kamis (23/09/2026).

Jasad korban bernama Sali, 60 tahun, pertama kali diketahui oleh salah seorang warga desa setempat, menggantung dengan seikat tali plastik yang terkait pada cabang pohon mangga, tak jauh dari masjid utama desa itu.

Di lingkungan desa setempat, korban yang sudah memiliki beberapa cucu itu dikenal sebagai sosok pendiam. Dia tidak pernah terlihat berbuat neko-neko, kecuali bekerja untuk kebutuhan rumah tangganya.

Karena sifanya yang demikian hingga tak banyak pihak yang memahami, apa motif di balik kenekatan korban memintas hidupnya itu. Tahu-tahu korban sudah menggantung, mengenakan kaos dan celana pendek warna biru tanpa alas kaki.

“Tidak tahu apa penyebabnya. Dia itu orangnya pendiam. Tidak pernah macam-macam. Pokoknya setiap hari kerja sebagai tukang. Tukang kayu, tukang batu atau serabutan. Wong itu pernah kerja bareng sama saya. Jadi saya tahu betul sifat dia,” ucap seorang pria warga setempat kepada koresponden.

READ  Perkuat Kemitraan dengan Industri Ekspor, Bea Cukai Tangerang Kunjungi PT Panarub Industry

Hal itu juga dibenarkan kepala desa setempat, Yudi Wibowo, yang mengatakan pihaknya juga tidak mengetahui motifnya. Yang jelas, menurutnya, korban bersifat pendiam dan tertutup.

“Ya benar warga saya itu, Mas. Tapi saya tidak tahu apa motifnya. Memang orangnya pendiam soalnya,” kata Yudi Wibowo.

Aparat kepolisian setempat yang tiba di lokasi kejadian, langsung berupaya mengevakuasi jazad korban dibantu warga sekitar. Dalam pemeriksaan sementara bersama petugas medis setempat, tidak ditemukan adanya tanda mencurigakan atas diri korban.

Jasad korban pun langsung diserahkan kepada pihak keluarga, untuk segera dimakamkan di pemakaman desa setempat. (fin)

Berita Terkait

Sekda Banjarnegara Minta OPD Akselerasi Belanja APBD 2026 Tanpa Langgar Aturan
Festival Literasi Banjarnegara 2026, Pemkab Dorong Budaya Baca dan Kreativitas
Bupati Buka TMMD Sengkuyung di Desa Kecepit, Gotong Royong Jadi Kunci Percepatan Pembangunan
Bupati Banjarnegara Serahkan Bantuan Kursi Roda kepada Dua Warga Gumingsir dan Wanadadi
Konfercab IX Muslimat NU Banjarnegara, Program Kerja Dituntut Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Wartawan Mengaku Dikeroyok Saat Liput Demo HUT ke-500 Kabupaten Serang, HP Disebut Ikut Diamankan
OJK Dorong Literasi Keuangan hingga Pelosok Desa, BIK 2026 Dipusatkan di Banjarnegara
Ormas dan Mahasiswa Gelar Aksi di Summarecon Serpong, Soroti Dugaan Intimidasi Pedagang Starling dan PKL

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08

Sekda Banjarnegara Minta OPD Akselerasi Belanja APBD 2026 Tanpa Langgar Aturan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:04

Festival Literasi Banjarnegara 2026, Pemkab Dorong Budaya Baca dan Kreativitas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:56

Bupati Buka TMMD Sengkuyung di Desa Kecepit, Gotong Royong Jadi Kunci Percepatan Pembangunan

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:22

Bupati Banjarnegara Serahkan Bantuan Kursi Roda kepada Dua Warga Gumingsir dan Wanadadi

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:02

Konfercab IX Muslimat NU Banjarnegara, Program Kerja Dituntut Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Berita Terbaru