Diduga Mabuk, Pria Tanpa Busana Bikin Geger dan Serang Pengendara di Lenteng Agung

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Suasana malam di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mendadak diwarnai kepanikan setelah seorang pria tanpa busana diduga dalam kondisi mabuk berbuat onar dan menyerang sejumlah pengguna jalan, Selasa (18/8/2026).

Aksi pria berinisial J, 23 tahun, tersebut terjadi sekitar pukul 23.40 WIB. Sejumlah warga yang berada di lokasi dibuat terkejut ketika pria itu berjalan di tengah jalan tanpa mengenakan pakaian dan menghadang pengendara yang melintas.

Video kejadian tersebut kemudian beredar di media sosial. Dalam rekaman, J terlihat membawa sebuah papan dan menggunakannya untuk menyerang seorang pengendara sepeda motor. Korban bahkan sempat terjatuh setelah mendapat pukulan.

Tak berhenti di situ, pria tersebut kembali bergerak ke tengah jalan dan berusaha menghadang pengguna jalan lainnya. Kondisi tersebut membuat pengendara memilih memperlambat kendaraan atau menghindari lokasi untuk mencegah terjadinya benturan maupun tindakan kekerasan.

Sejumlah warga kemudian berusaha mengendalikan situasi hingga petugas datang ke lokasi. J selanjutnya diamankan dan dibawa ke Polsek Jagakarsa untuk menjalani pemeriksaan.

READ  LSBSN Desak Pemerintah Lakukan Langkah Konkret Cegah Kebakaran Berulang di TPA Jatiwaringin

Sempat muncul dugaan di tengah masyarakat bahwa pria tersebut mengalami gangguan kejiwaan. Namun, kepolisian menyatakan hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan bahwa J merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi menyebut J merupakan seorang mahasiswa. Polisi menduga tindakan tersebut dipicu kondisi mabuk akibat konsumsi minuman keras.

“Bukan ODGJ, dia mabuk,” kata Nurma saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).

Menurut keterangan polisi, J mengaku tidak sepenuhnya mengingat apa yang dilakukannya ketika berada dalam pengaruh minuman keras. Polisi masih mendalami kejadian tersebut, termasuk mencari pihak yang diduga menjadi korban pemukulan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa konsumsi minuman keras hingga kehilangan kendali dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain, terlebih ketika terjadi di ruang publik dan melibatkan pengguna jalan.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian serta menentukan langkah hukum terhadap tindakan yang dilakukan J.

(Red)

Berita Terkait

Kodim 0503/JB Salurkan Sedikitnya 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Jakarta Barat
Membaca Potensi Sel Punca Autologus dalam Mendukung Pemulihan Fungsi Sel Beta Pankreas
Proyek Lanjutan TRK SMPN 3 Legok Diduga Gunakan Kayu Kaso Bekas, Pengawasan Tidak Berfungsi, Kadisnya Selalu Bungkam
Menghabiskan 1,4 Milyar, Penataan Lingkup Gedung Kantor Kecamatan Panongan Diduga Fisik Bangunan Tak Sebanding dengan Anggaran
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, Adik Megawati Tutup Usia di Siloam Semanggi
Titik Terang Pencarian Arupadhatu 1, Satu ABK Berhasil Diidentifikasi Tim DVI Polri
Musrenbangdes Mekar Jaya Jadi Forum Sinergi Kecamatan dan Desa Susun Prioritas Pembangunan 2027
Paripurna DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Jadi UU, Mendagri: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Pemerintahan Daerah*

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:20

Kodim 0503/JB Salurkan Sedikitnya 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Jakarta Barat

Selasa, 29 September 2026 - 08:28

Membaca Potensi Sel Punca Autologus dalam Mendukung Pemulihan Fungsi Sel Beta Pankreas

Sabtu, 26 September 2026 - 12:34

Proyek Lanjutan TRK SMPN 3 Legok Diduga Gunakan Kayu Kaso Bekas, Pengawasan Tidak Berfungsi, Kadisnya Selalu Bungkam

Sabtu, 26 September 2026 - 12:10

Menghabiskan 1,4 Milyar, Penataan Lingkup Gedung Kantor Kecamatan Panongan Diduga Fisik Bangunan Tak Sebanding dengan Anggaran

Rabu, 23 September 2026 - 16:33

Titik Terang Pencarian Arupadhatu 1, Satu ABK Berhasil Diidentifikasi Tim DVI Polri

Berita Terbaru