Banjarnegara, PelitaNews.id – Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia (BKL) Istiqomah Prajuritan, Kabupaten Banjarnegara, menggelar bazar produk hasil pembelajaran siswa, Rabu (16/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para lansia untuk mempraktikkan keterampilan sekaligus menunjukkan bahwa proses belajar tetap dapat menghasilkan karya produktif di usia lanjut.
Bazar yang berlangsung di halaman TPQ Al Ikhlas, Prajuritan, sejak pagi hingga siang itu diikuti siswa Sekolah Lansia Istiqomah dari berbagai angkatan. Sejumlah produk hasil kreativitas siswa ditampilkan dan ditawarkan kepada pengunjung dengan harga terjangkau.
Produk yang dipamerkan antara lain makanan, minuman, kerajinan tangan, serta berbagai hasil kreativitas lainnya. Siswa kelas 2 mendapat tugas utama untuk menggelar dan menjajakan produk, sedangkan ratusan siswa kelas 1, kelas 3, serta alumni turut menyemarakkan kegiatan tersebut.
Ketua BKL Istiqomah, Hj. Rubiana Islam Kartini, mengatakan bazar merupakan bagian dari praktik pembelajaran yang diikuti para siswa. Produk yang ditampilkan tidak semata-mata berorientasi pada hasil penjualan, tetapi lebih menonjolkan proses belajar, keterampilan, hobi, dan kreativitas siswa.
“Produk yang dipamerkan bukan barang jadi, tetapi diutamakan hasil proses belajar, hobi, dan kreativitas para siswa kami yang luar biasa,” kata Rubiana.
Menurut Rubiana, kegiatan tersebut sekaligus menjadi wadah bagi para lansia untuk tetap aktif dan produktif melalui kegiatan yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka.
“Ada kerajinan tangan, makanan, minuman, dan berbagai produk yang dibuat dengan semangat dan cinta oleh para lansia di sekolah kami,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan siswa dalam bazar menjadi bagian dari aktivitas Sekolah Lansia Istiqomah yang tidak hanya memberikan pembelajaran secara teori, tetapi juga mendorong peserta untuk mempraktikkan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti kegiatan sekolah.
Sementara itu, Wakil Ketua Pokja 1 Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjarnegara, Sri Nur Ruhayati Jumpaedo, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan bazar tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menunjukkan bahwa usia tidak menjadi penghalang bagi seseorang untuk terus belajar, berkarya, dan melakukan aktivitas produktif.
Sri secara khusus mengapresiasi produk makanan yang ditampilkan karena sebagian merupakan hasil olahan sendiri para siswa.
“Yang saya salut, produk yang dipamerkan adalah menu atau makanan yang diproses sendiri, bukan makanan kemasan atau makanan kering,” ujarnya.
Ia menilai Sekolah Lansia Istiqomah memiliki kegiatan yang cukup produktif dan dapat menjadi contoh dalam pengembangan aktivitas sekolah lansia di Banjarnegara.
“Sekolah Lansia Istiqomah adalah percontohan. Kegiatannya begitu produktif dan menarik, seperti bazar yang meriah ini,” kata Sri.
Menurutnya, kegiatan tersebut memperlihatkan keberadaan sekolah lansia sebagai ruang bagi masyarakat lanjut usia untuk tetap aktif mengikuti pembelajaran, bersosialisasi, serta mengembangkan keterampilan sesuai potensi yang dimiliki.
Pelaksanaan bazar juga berlangsung meriah dengan keterlibatan siswa lintas kelas dan alumni. Selain menjadi ajang menampilkan hasil pembelajaran, kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi antara siswa, pengelola sekolah, pembimbing, serta sejumlah unsur pemerintah dan organisasi terkait.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dharma Wanita Kabupaten Banjarnegara, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dispermades PPKB, Kecamatan Banjarnegara, Kelurahan Kutabanjarnegara, serta Asih Sri Rahayu selaku pembimbing dari Balai Penyuluhan KB Kecamatan Banjarnegara.(Bas)






