Resmi Dilantik, Arief Ferdianto Nahkodai GNPK RI Banjarnegara, Perkuat Gerakan Pencegahan Korupsi dan Pengawasan Anggaran

Selasa, 4 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arief Ferdianto saat memberikan sambutan dan pemaparan ke audien pada pelantikan kepengurusan GNPK RI Banjarnegara di Baysand Surya Yudha Park.(Dok.Kominfo/Pelita News id)

Arief Ferdianto saat memberikan sambutan dan pemaparan ke audien pada pelantikan kepengurusan GNPK RI Banjarnegara di Baysand Surya Yudha Park.(Dok.Kominfo/Pelita News id)

Banjarnegara, PelitaNews.id— Gerakan pencegahan korupsi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Semangat itulah yang mengemuka dalam pelantikan Pengurus Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK RI) Kabupaten Banjarnegara periode 2026–2031 di Baysand Surya Yudha Park Banjarnegara, Senin (3/8/2026).

Pelantikan dipimpin Ketua Pimpinan Wilayah GNPK RI Provinsi Jawa Tengah, Dr. Drs. H. KRH Hono Sejati, PC, SH, MM, sekaligus menandai dimulainya kepengurusan baru di bawah kepemimpinan **Arief Ferdianto** sebagai Ketua PD GNPK RI Kabupaten Banjarnegara.

Turut hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat GNPK RI **HM Basri Budi Utomo AS, S.IP**, Bupati Banjarnegara **dr. Amalia Desiana**, Pembina GNPK RI Banjarnegara **KH Abdul Haris Fata Yasin, S.IP., M.Si.**, jajaran Forkopimda, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan di Kabupaten Banjarnegara.

Dalam sambutannya, Arief Ferdianto menegaskan bahwa kepengurusan yang baru dilantik tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga mengemban amanah untuk memperkuat budaya antikorupsi melalui langkah-langkah pencegahan, edukasi, dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, GNPK RI merupakan organisasi kemasyarakatan yang lahir sebagai bentuk partisipasi publik dalam mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia. Sejak berdiri, organisasi ini berupaya membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya integritas serta mendorong pengawasan terhadap penggunaan keuangan negara agar tepat sasaran dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

READ  Puluhan Anak TBM Rajawali 04 Jelajahi Perpustakaan Kota Tangerang, Tumbuhkan Budaya Gemar Membaca

Di Banjarnegara sendiri, kata Arief, GNPK RI mulai aktif sejak Oktober 2025. Meski belum resmi dilantik saat itu, pengurus telah menjalankan berbagai kegiatan yang berorientasi pada pendidikan antikorupsi dan penguatan kontrol sosial.

Beberapa kegiatan tersebut di antaranya peringatan Hari Antikorupsi Sedunia pada 9 Desember 2025 melalui pembagian 1.000 stiker kampanye antikorupsi berlogo KPK yang disertai informasi saluran pengaduan masyarakat, pembukaan Posko Pengaduan Korupsi di Alun-alun Banjarnegara selama tiga hari pada akhir Desember 2025, hingga keterlibatan dalam Deklarasi Aliansi Warga Utomo pada Juli 2026 guna menjaga kondusivitas daerah.

GNPK RI Banjarnegara juga berkolaborasi dengan Inspektorat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjarnegara dalam program Sekolah Berintegritas di SMP Negeri 1 Mandiraja yang melibatkan sekitar 250 siswa dan tenaga pendidik. Program tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai kejujuran dan integritas sejak usia dini sebagai investasi jangka panjang dalam pencegahan korupsi.

“Kami berkomitmen menjalankan amanah organisasi sesuai AD/ART GNPK RI untuk mewujudkan Banjarnegara yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Pencegahan harus dimulai melalui edukasi, pengawasan, dan keterlibatan masyarakat,” ujar Arief.

READ  Diduga Abaikan Standar Teknis, Proyek Panggung dan Lapangan APBD Rp149,5 Juta di Bojong Nangka Disorot; Agregat Tak Dipasang, Ketebalan Beton Dipertanyakan

Ketua PW GNPK RI Jawa Tengah, Hono Sejati, mengingatkan bahwa perkembangan modus tindak pidana korupsi semakin kompleks sehingga membutuhkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di dalam organisasi.

Menurutnya, pengurus GNPK RI harus memahami aspek hukum, tata kelola pemerintahan, hingga mekanisme pengelolaan keuangan negara agar mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional.

“Korupsi merupakan kejahatan luar biasa sehingga penanganannya juga memerlukan langkah-langkah yang luar biasa. Pengurus harus hadir sebagai mitra masyarakat dalam mengawal penggunaan anggaran negara,” katanya.

Ia menegaskan, GNPK RI memiliki peran sebagai mitra strategis pemerintah dan aparat penegak hukum dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan, penggunaan APBN maupun APBD, serta menyampaikan informasi apabila ditemukan indikasi penyimpangan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Sementara itu, Ketua Umum PP GNPK RI, HM Basri Budi Utomo AS, meminta seluruh pengurus yang baru dilantik aktif melakukan pemantauan terhadap proyek pembangunan dan pengadaan barang maupun jasa yang dibiayai negara.

Menurutnya, pengawasan masyarakat menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong efektivitas pembangunan serta mencegah potensi kebocoran anggaran.

“Pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan setiap rupiah uang negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan hasil pembangunan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan,” ujarnya.

READ  Organisasi Perempuan Brebes Bersinergi Wujudkan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh

Basri menambahkan, apabila ditemukan dugaan penyimpangan, GNPK RI akan mengedepankan langkah pembinaan melalui penyampaian hasil temuan kepada pemerintah daerah agar dapat segera dilakukan evaluasi dan perbaikan. Apabila terdapat indikasi pelanggaran hukum, temuan tersebut dapat diteruskan kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, menyatakan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menyambut baik keberadaan GNPK RI sebagai mitra dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Ia menegaskan, pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan merupakan hak seluruh elemen masyarakat sebagai bentuk partisipasi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih.

“Pemerintah daerah terbuka terhadap masukan maupun hasil pengawasan dari masyarakat, termasuk GNPK RI. Informasi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan pembangunan semakin baik dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” kata Amalia.

Bupati juga mengajak seluruh komponen masyarakat mengesampingkan perbedaan kepentingan dan bersama-sama membangun Banjarnegara melalui kolaborasi, transparansi, serta penguatan budaya integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pelantikan kepengurusan baru GNPK RI Banjarnegara diharapkan menjadi momentum memperkuat gerakan pencegahan korupsi melalui edukasi publik, pengawasan partisipatif, dan sinergi dengan pemerintah serta aparat penegak hukum guna mewujudkan pembangunan yang bersih, berkualitas, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (Bas)

Berita Terkait

Pemkab Banjarnegara Salurkan Bantuan Keuangan Rp1,73 Miliar kepada 10 Partai Politik, Tekankan Transparansi dan Pendidikan Politik
Sinergi BPR BKK Mandiraja dan Pemkab Banjarnegara Tampuk Karakter Antikorupsi Generasi Muda
Warga Palasari Apresiasi Pembangunan Saluran U-Ditch, Aspirasi yang Diusung Anggota DPRD Dinilai Bermanfaat
Diduga Jadi Korban KDRT, Seorang Perempuan di Tangsel Minta Kepastian Proses Hukum
Satpol PP Dalami Kasus Limbah Sungai Sapi, Penyidikan Mengarah ke Pemasok Pasir Putih
Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3, Proyek SPAL APBD di Panongan Jadi Sorotan
Anak Petani Banyumas Raih Prestasi Gemilang, Jadi Lulusan Terbaik IPDN 2026 dan Disematkan Pangkat Langsung oleh Presiden
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat di Biak Numfor

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:55

Pemkab Banjarnegara Salurkan Bantuan Keuangan Rp1,73 Miliar kepada 10 Partai Politik, Tekankan Transparansi dan Pendidikan Politik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:32

Sinergi BPR BKK Mandiraja dan Pemkab Banjarnegara Tampuk Karakter Antikorupsi Generasi Muda

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:11

Resmi Dilantik, Arief Ferdianto Nahkodai GNPK RI Banjarnegara, Perkuat Gerakan Pencegahan Korupsi dan Pengawasan Anggaran

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:22

Warga Palasari Apresiasi Pembangunan Saluran U-Ditch, Aspirasi yang Diusung Anggota DPRD Dinilai Bermanfaat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:55

Diduga Jadi Korban KDRT, Seorang Perempuan di Tangsel Minta Kepastian Proses Hukum

Berita Terbaru