Mustahik Dibina Jadi Muzakki, Baznas Banjarnegara Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Lewat Pelatihan Usaha

Senin, 27 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pelatihan pelaksanaan program dari Baznas untuk Program pelatihan usaha ekonomi produktif selama lima hari yang secara resmi di buka, senin(27/7/2026) dan di buka secara langsung oleh Wakil bupati Banjarnegara wahid jumali, Lc di aula Baznas. (Dok.Pelita News. id)

Suasana pelatihan pelaksanaan program dari Baznas untuk Program pelatihan usaha ekonomi produktif selama lima hari yang secara resmi di buka, senin(27/7/2026) dan di buka secara langsung oleh Wakil bupati Banjarnegara wahid jumali, Lc di aula Baznas. (Dok.Pelita News. id)

Banjarnegara, PelitaNews.id– Upaya pengentasan kemiskinan tidak cukup dilakukan melalui bantuan yang bersifat konsumtif. Pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi salah satu langkah strategis agar penerima bantuan mampu mandiri dan pada akhirnya berubah menjadi pemberi manfaat bagi sesama. Semangat itulah yang kembali diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjarnegara melalui Program Pelatihan Usaha Ekonomi Produktif yang resmi dibuka, Senin (27/7/2026).

Program tersebut diikuti 30 peserta yang merupakan masyarakat usia produktif. Melalui pelatihan keterampilan dan bantuan peralatan usaha, Baznas menargetkan para mustahik (penerima zakat) mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga hingga kelak menjadi muzakki (pemberi zakat).

Pembukaan pelatihan berlangsung di Kantor Baznas Kabupaten Banjarnegara dan dihadiri Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali, Lc., Ketua III Baznas Banjarnegara Budiyanto, jajaran pimpinan Baznas, Kepala Dinas Tenaga Kerja PMPTSP Kabupaten Banjarnegara, para instruktur, serta seluruh peserta.

Ketua III Baznas Banjarnegara, Budiyanto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Baznas Kabupaten Banjarnegara Tahun 2026 yang berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kompetensi kerja.

READ  Diduga Pelaku Pencurian Sepeda Motor Diamankan Warga di Dekat Hollywood Junction Cikarang

“Pelatihan ini dirancang agar peserta memiliki keterampilan yang dapat langsung diterapkan untuk membuka maupun mengembangkan usaha sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.

Pelatihan dibagi dalam tiga bidang keterampilan, yakni mekanik sepeda motor yang diikuti 10 peserta selama 10 hari, mulai 27 Juli hingga 6 Agustus 2026. Selanjutnya pelatihan pertukangan kayu yang diikuti delapan peserta selama lima hari di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Banjarnegara, serta pelatihan barbershop yang diikuti 12 peserta selama lima hari di Aula Baznas Kabupaten Banjarnegara.

Seluruh rangkaian pelatihan gelombang pertama tersebut diikuti 30 peserta dengan anggaran pelaksanaan sebesar Rp134 juta.

Selain memberikan pelatihan, Baznas Banjarnegara juga menyalurkan bantuan peralatan usaha produktif kepada 32 penerima dengan total nilai Rp91 juta. Bantuan tersebut diharapkan menjadi modal awal agar peserta dapat segera mempraktikkan keterampilan yang diperoleh dan menciptakan sumber penghasilan baru.

Dalam laporannya, Budiyanto juga menyampaikan perkembangan penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) hingga Juli 2026. Dari target penerimaan sebesar Rp14 miliar, Baznas telah menghimpun dana sekitar Rp5,8 miliar.

READ  Danrem 064/Maulana Yusuf Kunjungi Koramil Malingping, Tekankan Disiplin dan Pengabdian Prajurit di Wilayah Terpencil

Adapun dana yang telah disalurkan mencapai Rp4.078.654.000 yang dialokasikan pada lima program utama, yaitu bidang kemanusiaan sebesar Rp1.939.900.000, pendidikan Rp659 juta, kesehatan Rp536 juta, dakwah Rp421.475.000, dan bidang ekonomi Rp285.680.000, termasuk pelaksanaan pelatihan usaha produktif.

Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali, mengapresiasi peran Baznas yang terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat secara produktif.

Menurutnya, zakat memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar memenuhi kebutuhan sesaat. Apabila dikelola secara tepat, zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang mampu mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program seperti ini merupakan bentuk ikhtiar agar mustahik memiliki kesempatan membangun usaha sendiri sehingga ke depan dapat menjadi muzakki,” kata Wakhid.

Ia juga mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Banjarnegara masih berada pada kisaran 13,28 persen atau lebih dari 124 ribu jiwa. Karena itu, dibutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, didukung data yang akurat dan program pemberdayaan yang berkelanjutan, agar penanggulangan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. (Bas)

READ  Panglima 9 Briged Tentera Darat Malaysia Kunjungi Pos Gabma Temajuk dan Sajingan, Perkuat Sinergitas TNI–TDM

Berita Terkait

Wartawan Mengaku Dikeroyok Saat Liput Demo HUT ke-500 Kabupaten Serang, HP Disebut Ikut Diamankan
OJK Dorong Literasi Keuangan hingga Pelosok Desa, BIK 2026 Dipusatkan di Banjarnegara
Kakek Pendiam Gantung Diri di Pohon Mangga Dekat Masjid Desa Tanjung Magetan
Ormas dan Mahasiswa Gelar Aksi di Summarecon Serpong, Soroti Dugaan Intimidasi Pedagang Starling dan PKL
Sekolah Rakyat Permanen Banjarnegara Masuk Tahap Persiapan AMDAL dan LSD, Fisik Ditarget Mulai November
Bazar Produk Siswa Sekolah Lansia Istiqomah Banjarnegara Tampilkan Karya dari Hasil Pembelajaran
Dua Tahun Tak Dimanfaatkan, SHGB Situ Rompong Diminta Dipertimbangkan untuk Dibatalkan
Tangsel Diselimuti Abu Vulkanik, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:11

Wartawan Mengaku Dikeroyok Saat Liput Demo HUT ke-500 Kabupaten Serang, HP Disebut Ikut Diamankan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:34

OJK Dorong Literasi Keuangan hingga Pelosok Desa, BIK 2026 Dipusatkan di Banjarnegara

Rabu, 23 September 2026 - 16:36

Kakek Pendiam Gantung Diri di Pohon Mangga Dekat Masjid Desa Tanjung Magetan

Kamis, 17 September 2026 - 14:39

Ormas dan Mahasiswa Gelar Aksi di Summarecon Serpong, Soroti Dugaan Intimidasi Pedagang Starling dan PKL

Kamis, 17 September 2026 - 08:06

Sekolah Rakyat Permanen Banjarnegara Masuk Tahap Persiapan AMDAL dan LSD, Fisik Ditarget Mulai November

Berita Terbaru