Gema Pajak Brebes Diluncurkan, Perkuat PAD untuk Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes resmi meluncurkan Gerakan Masyarakat Taat Pajak (Gema Pajak) Brebes sebagai upaya memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Gerakan tersebut menjadi wujud kolaborasi lintas sektor dalam membangun budaya taat pajak menuju kemandirian fiskal daerah.

Peluncuran Gema Pajak Brebes dirangkaikan dengan kegiatan Rabu Beres serta penganugerahan apresiasi kepada wajib pajak daerah periode Februari hingga Juni 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Lantai 5 KPT Brebes, Senin (29/6/2026).

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan sekaligus memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan kemandirian fiskal.

Menurutnya, pemerintah harus memastikan setiap kebijakan dan program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Inilah wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Dari layanan dasar, kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur dan digitalisasi pelayanan, semuanya harus bergerak selaras, cepat, dan tepat sasaran. Kita ingin setiap program benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

READ  Peringati HUT Koperasi Nasional ke-79, Kecamatan Panongan Gaungkan Semangat "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya"

Paramitha menegaskan, memasuki pertengahan tahun anggaran 2026, percepatan pelaksanaan kegiatan menjadi prioritas seluruh perangkat daerah. Karena itu, setiap organisasi perangkat daerah diminta bekerja lebih fokus, responsif, serta menjaga kualitas pelaksanaan program melalui koordinasi yang kuat dan pengendalian yang konsisten agar target pembangunan dapat tercapai.

Ia juga menekankan bahwa pajak daerah merupakan sumber pembiayaan utama pembangunan di Kabupaten Brebes.

“Dari pajak, kita membangun jalan, memperbaiki layanan kesehatan, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik,” katanya.

Paramitha menyampaikan apresiasi kepada desa dan kelurahan yang telah melunasi PBB-P2 sebelum jatuh tempo, wajib pajak yang patuh, pelaku usaha yang konsisten menggunakan sistem tapping box, serta para notaris yang mendukung peningkatan penerimaan daerah. Menurutnya, kontribusi tersebut mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun Brebes.

“Mari kita kuatkan kolaborasi lintas sektor dan membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang transparan dan akuntabel. Kesadaran membayar pajak adalah bagian dari tanggung jawab bersama,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Brebes, Anna Dwi Rahayuning Rizky, menjelaskan bahwa Rabu Beres merupakan strategi pengendalian dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah sesuai RPJMD yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan.

READ  Mustahik Dibina Jadi Muzakki, Baznas Banjarnegara Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Lewat Pelatihan Usaha

Forum tersebut menjadi sarana memantau realisasi keuangan dan fisik program, mengevaluasi capaian sembilan program unggulan daerah, mengidentifikasi hambatan, serta menyusun langkah percepatan pelaksanaan pembangunan.

“Melalui forum ini, evaluasi dilakukan secara terstruktur berdasarkan bidang koordinasi masing-masing asisten sehingga permasalahan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan melalui koordinasi lintas perangkat daerah,” jelas Anna.

Anna menambahkan, peluncuran Gema Pajak Brebes merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah. Gerakan tersebut diharapkan mampu memperkuat PAD sebagai fondasi peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Brebes.

Ia juga menyampaikan bahwa Bapenda terus meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan melalui pengembangan Sistem Pengelolaan Pajak Daerah (SIPAKDE).

“Sistem ini memungkinkan pelayanan menjadi lebih cepat, akurat, mudah diakses, dan terdokumentasi secara elektronik. Selain meningkatkan kepatuhan wajib pajak, pemerintah juga lebih mudah melakukan monitoring, analisis potensi pajak, pengawasan kepatuhan, hingga pengambilan keputusan berbasis data,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan Deklarasi Komitmen Bersama Gema Pajak Brebes, pengukuhan kader pajak, penyerahan penghargaan kepada desa yang melunasi PBB-P2 lebih awal, serta apresiasi kepada pelaku usaha, BUMN, BUMD, dan notaris yang menunjukkan kepatuhan perpajakan serta mendukung digitalisasi sistem perpajakan daerah.

READ  Wali Kota Cilegon Robinsar Terima Slempang Kehormatan Saat Hadiri Maulid Nabi di Kapudenok Julalen

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta tersebut menghadirkan Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, Muhammad Indra Muda Nasution, sebagai narasumber.

Turut hadir Wakil Bupati Brebes Wurja, Sekretaris Daerah Tahroni, jajaran kepala perangkat daerah, camat, perwakilan desa, unsur Samsat, PT Jasa Raharja, Bank Jateng, pelaku usaha, BUMN, BUMD, dan para notaris.

Berita Terkait

Kakek Pendiam Gantung Diri di Pohon Mangga Dekat Masjid Desa Tanjung Magetan
Ormas dan Mahasiswa Gelar Aksi di Summarecon Serpong, Soroti Dugaan Intimidasi Pedagang Starling dan PKL
Sekolah Rakyat Permanen Banjarnegara Masuk Tahap Persiapan AMDAL dan LSD, Fisik Ditarget Mulai November
Bazar Produk Siswa Sekolah Lansia Istiqomah Banjarnegara Tampilkan Karya dari Hasil Pembelajaran
Dua Tahun Tak Dimanfaatkan, SHGB Situ Rompong Diminta Dipertimbangkan untuk Dibatalkan
Tangsel Diselimuti Abu Vulkanik, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Perubahan APBD 2026 Fokus Percepatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Banjarnegara
BPKP Jateng dan Pemkab Banjarnegara Perkuat Pencegahan Risiko, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:36

Kakek Pendiam Gantung Diri di Pohon Mangga Dekat Masjid Desa Tanjung Magetan

Kamis, 17 September 2026 - 14:39

Ormas dan Mahasiswa Gelar Aksi di Summarecon Serpong, Soroti Dugaan Intimidasi Pedagang Starling dan PKL

Kamis, 17 September 2026 - 08:06

Sekolah Rakyat Permanen Banjarnegara Masuk Tahap Persiapan AMDAL dan LSD, Fisik Ditarget Mulai November

Rabu, 16 September 2026 - 20:07

Bazar Produk Siswa Sekolah Lansia Istiqomah Banjarnegara Tampilkan Karya dari Hasil Pembelajaran

Selasa, 15 September 2026 - 07:50

Dua Tahun Tak Dimanfaatkan, SHGB Situ Rompong Diminta Dipertimbangkan untuk Dibatalkan

Berita Terbaru

koleksi

Tut Wuri Golek Rai

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:09