DWP Setda Brebes Ajak Anggota Kelola Sampah Organik Lewat Eco Enzyme, Wujudkan Budaya Hidup Ramah Lingkungan

Minggu, 12 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes terus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, salah satunya melalui pengelolaan sampah organik dari tingkat rumah tangga. Komitmen tersebut diwujudkan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Daerah Kabupaten Brebes melalui pertemuan rutin yang dirangkaikan dengan praktik pembuatan eco enzyme di Aula Command Centre Lantai 5 Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota, tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah organik menjadi produk yang bermanfaat serta bernilai bagi lingkungan.

Ketua DWP Setda Kabupaten Brebes, Irma Tahroni, mengatakan pertemuan rutin DWP akan dilaksanakan secara berkala setiap dua bulan sekali dengan menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota.

“Pertemuan rutin DWP bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama. Setiap kegiatan diharapkan mampu menambah wawasan, meningkatkan keterampilan, mempererat kebersamaan, sekaligus memberikan manfaat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Menurut Irma, tema pengolahan sampah organik dipilih karena sampah rumah tangga masih menjadi penyumbang terbesar timbunan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA). Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga, dalam mengurangi volume sampah melalui pengelolaan sejak dari sumbernya.

READ  Bukan Sekadar Buah, Durian Lokal Banjarnegara Kini Jadi Produk "Limited Edition"

Ia berharap seluruh anggota DWP Setda Kabupaten Brebes dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan membiasakan pengolahan sampah organik menjadi eco enzyme yang memiliki berbagai manfaat bagi kebutuhan rumah tangga maupun pelestarian lingkungan.

Pada kesempatan tersebut juga dibacakan Surat Keputusan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Setda Kabupaten Brebes Masa Bakti 2024–2029. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat organisasi dalam menjalankan program-program yang selaras dengan pembangunan daerah, khususnya dalam pemberdayaan perempuan, keluarga, dan masyarakat.

Untuk mempererat hubungan antaranggota, kegiatan diawali dengan sesi perkenalan seluruh pengurus dan anggota. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai jalannya kegiatan sebagai bentuk penguatan solidaritas di lingkungan DWP Setda Kabupaten Brebes.

Materi sekaligus praktik pembuatan eco enzyme dipandu oleh Ulfatunlaeli Sa’adiyah, Relawan Eco Enzyme Nusantara Wilayah Brebes yang juga merupakan karyawati Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Dinkominfotik) Kabupaten Brebes.

Dalam pemaparannya, Ulfatunlaeli mengajak peserta memandang pelestarian lingkungan sebagai investasi bagi masa depan generasi penerus.

“Ketika kita memikirkan masa depan anak-anak, sering kali perhatian tertuju pada pendidikan dan tabungan. Padahal, lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari juga merupakan warisan yang sangat berharga. Perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil di rumah, salah satunya dengan mengolah sampah organik menjadi eco enzyme,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, eco enzyme dibuat dengan perbandingan 1:3:10, yakni satu bagian molase, tiga bagian bahan organik berupa kulit buah yang telah dicuci bersih dan dipotong-potong, serta sepuluh bagian air bersih. Untuk wadah berkapasitas satu liter, komposisinya terdiri atas 60 gram molase, 180 gram campuran lima jenis kulit buah, dan 600 mililiter air.

READ  HARGANAS 2026 di Rutan Batam Jadi Momentum Perkuat Nilai Keluarga dan Semangat Pembinaan

Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik, mulai dari menyiapkan bahan, menimbang komposisi, hingga mencampurkan seluruh bahan ke dalam wadah fermentasi. Antusiasme tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran anggota DWP terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis rumah tangga sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan ini, DWP Setda Kabupaten Brebes diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam membangun budaya hidup ramah lingkungan, dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat. Langkah sederhana mengolah limbah organik menjadi eco enzyme diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mengurangi timbunan sampah sekaligus mendukung terwujudnya Brebes yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh semangat, dan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pengurus, anggota, serta narasumber sebagai simbol kebersamaan dan komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang lebih lestari.

Berita Terkait

BNPB Petakan Logistik Bencana Banjarnegara, Data Terintegrasi Lewat Lapor Klaster
Pemkab Banjarnegara Salurkan Bantuan Keuangan Rp1,73 Miliar kepada 10 Partai Politik, Tekankan Transparansi dan Pendidikan Politik
Sinergi BPR BKK Mandiraja dan Pemkab Banjarnegara Tampuk Karakter Antikorupsi Generasi Muda
Resmi Dilantik, Arief Ferdianto Nahkodai GNPK RI Banjarnegara, Perkuat Gerakan Pencegahan Korupsi dan Pengawasan Anggaran
Warga Palasari Apresiasi Pembangunan Saluran U-Ditch, Aspirasi yang Diusung Anggota DPRD Dinilai Bermanfaat
Diduga Jadi Korban KDRT, Seorang Perempuan di Tangsel Minta Kepastian Proses Hukum
Satpol PP Dalami Kasus Limbah Sungai Sapi, Penyidikan Mengarah ke Pemasok Pasir Putih
Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3, Proyek SPAL APBD di Panongan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:15

BNPB Petakan Logistik Bencana Banjarnegara, Data Terintegrasi Lewat Lapor Klaster

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:55

Pemkab Banjarnegara Salurkan Bantuan Keuangan Rp1,73 Miliar kepada 10 Partai Politik, Tekankan Transparansi dan Pendidikan Politik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:32

Sinergi BPR BKK Mandiraja dan Pemkab Banjarnegara Tampuk Karakter Antikorupsi Generasi Muda

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:11

Resmi Dilantik, Arief Ferdianto Nahkodai GNPK RI Banjarnegara, Perkuat Gerakan Pencegahan Korupsi dan Pengawasan Anggaran

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:55

Diduga Jadi Korban KDRT, Seorang Perempuan di Tangsel Minta Kepastian Proses Hukum

Berita Terbaru