Dukung Program MBG Berlanjut, Relawan SPPG dan Pelaku UMKM Brebes Gelar Aksi Damai

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES – Ratusan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Brebes menggelar aksi damai untuk mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (29/6/2026).

Para peserta aksi menilai program yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya sektor UMKM dan pelaku usaha pangan lokal.

Aksi diikuti massa dari unsur relawan SPPG, petani sayur dan buah, peternak, serta pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Brebes. Demonstrasi dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul di Stadion Karang Birahi. Selanjutnya, massa bergerak menuju Pendopo Kabupaten Brebes untuk menyampaikan aspirasi.

Dengan membentangkan berbagai spanduk, para peserta aksi secara bergantian menyampaikan orasi. Mereka menyuarakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program MBG yang dinilai telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain memberikan asupan gizi kepada anak-anak, program MBG juga dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil yang menjadi pemasok bahan makanan.

READ  Diduga Rem Blong, Truk Wing Box Tabrak Belasan Motor di Simpang Unisma Bekasi, Satu Orang Tewas

Wakil Ketua Forum Mitra Ketahanan Gizi (Formagi), Untung Surodi, menegaskan bahwa pihak-pihak yang menolak program MBG dinilai belum melihat kondisi riil masyarakat yang masih membutuhkan bantuan tersebut.

“Program presiden ini sangat membantu. Tidak hanya bagi penerima manfaat, tetapi juga ikut menghidupi pelaku UMKM. Petani sekarang bisa menjual hasil produksinya untuk kebutuhan MBG, mulai dari telur, daging ayam, sayur, buah, dan lainnya,” tegas Untung usai aksi.

Dukungan serupa disampaikan Ruswad, warga Desa Rungkang, Kecamatan Losari, yang menjadi pemasok telur ayam untuk program MBG. Menurutnya, sejak program tersebut berjalan, omzet penjualan telurnya meningkat secara signifikan.

“Memang dampaknya sangat dirasakan oleh kami. Sekarang sehari bisa menjual hingga tujuh peti telur, sedangkan sebelum ada MBG paling banyak hanya tiga peti,” ungkap Ruswad.

Aksi damai tersebut diterima langsung oleh Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma, Wakil Bupati Brebes Wurja, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan, Bupati Brebes menyatakan akan meneruskan seluruh masukan masyarakat kepada pihak terkait.

READ  Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Korem 052/Wijayakrama Gelar Nonton Bareng Gembira Bersama Komunitas Ojol dan Masyarakat

“Kemarin ada yang menyampaikan penolakan terhadap MBG, saya temui dan saya teruskan aspirasinya. Sekarang yang mendukung juga akan kami teruskan,” kata Paramitha.

Menurut Bupati, Program Makan Bergizi Gratis memberikan dampak positif yang sangat besar bagi masyarakat Brebes, terutama bagi kelompok masyarakat kurang mampu.

“Kabupaten Brebes masih memiliki warga dengan kategori miskin, sehingga kami sangat terbantu dengan adanya program MBG. Selain itu, program ini juga sangat membantu para pelaku UMKM di Brebes,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Ormas dan Mahasiswa Gelar Aksi di Summarecon Serpong, Soroti Dugaan Intimidasi Pedagang Starling dan PKL
Sekolah Rakyat Permanen Banjarnegara Masuk Tahap Persiapan AMDAL dan LSD, Fisik Ditarget Mulai November
Bazar Produk Siswa Sekolah Lansia Istiqomah Banjarnegara Tampilkan Karya dari Hasil Pembelajaran
Dua Tahun Tak Dimanfaatkan, SHGB Situ Rompong Diminta Dipertimbangkan untuk Dibatalkan
Tangsel Diselimuti Abu Vulkanik, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Perubahan APBD 2026 Fokus Percepatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Banjarnegara
BPKP Jateng dan Pemkab Banjarnegara Perkuat Pencegahan Risiko, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Baik
LPKS Sinar Karya Sukses Tekankan Sertifikasi Kompetensi CPMI Sesuai Keterampilan dan Negara Tujuan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:39

Ormas dan Mahasiswa Gelar Aksi di Summarecon Serpong, Soroti Dugaan Intimidasi Pedagang Starling dan PKL

Kamis, 17 September 2026 - 08:06

Sekolah Rakyat Permanen Banjarnegara Masuk Tahap Persiapan AMDAL dan LSD, Fisik Ditarget Mulai November

Rabu, 16 September 2026 - 20:07

Bazar Produk Siswa Sekolah Lansia Istiqomah Banjarnegara Tampilkan Karya dari Hasil Pembelajaran

Selasa, 15 September 2026 - 07:50

Dua Tahun Tak Dimanfaatkan, SHGB Situ Rompong Diminta Dipertimbangkan untuk Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 10:43

Tangsel Diselimuti Abu Vulkanik, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Berita Terbaru