Diduga Rem Blong, Truk Wing Box Tabrak Belasan Motor di Simpang Unisma Bekasi, Satu Orang Tewas

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Sebuah truk wing box diduga mengalami rem blong dan menabrak sejumlah pengendara sepeda motor di Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang pengemudi ojek online dilaporkan meninggal dunia, sementara sedikitnya tujuh orang lainnya mengalami luka-luka.

Saksi mata di lokasi, Bayu Sukma Nugraha (24), seorang pedagang asongan, mengatakan truk melaju dari arah Jakarta menuju Terminal Bekasi dengan kecepatan tinggi saat lampu lalu lintas masih menyala merah.

“Dari jauh kelihatan kecepatannya tinggi. Lampu merah juga masih menyala merah, belum waktunya jalan. Truk langsung menabrak motor-motor yang sedang berhenti di lampu merah,” kata Bayu.

Menurut Bayu, benturan tidak hanya mengenai kendaraan yang berhenti di lampu merah dari arah Jakarta menuju Terminal Bekasi, tetapi juga kendaraan dari arah Tol Timur menuju SMPN 2 Kota Bekasi yang sedang melintas di persimpangan.

Ia memperkirakan sedikitnya enam sepeda motor dari satu arah terdampak, sementara dari arah lainnya sekitar delapan sepeda motor turut terlibat.

READ  Progres Jalur Tembus Merden–Kali Tengah Capai 90 Persen, Warga Soroti Kebutuhan Penerangan Jalan Umum

“Kalau ditotal mungkin belasan motor yang kena,” ujarnya.

Bayu menambahkan, beberapa sepeda motor beserta pengendaranya sempat terseret oleh truk sebelum kendaraan besar tersebut akhirnya berhenti di median jalan tidak jauh dari lokasi tabrakan.

“Yang saya tahu baru satu orang meninggal dunia, pengemudi motor. Yang luka-luka sekitar tujuh orang,” ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab pasti kecelakaan, jumlah korban, maupun identitas para korban.

Petugas kepolisian masih melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Berita Terkait

Ormas dan Mahasiswa Gelar Aksi di Summarecon Serpong, Soroti Dugaan Intimidasi Pedagang Starling dan PKL
Sekolah Rakyat Permanen Banjarnegara Masuk Tahap Persiapan AMDAL dan LSD, Fisik Ditarget Mulai November
Bazar Produk Siswa Sekolah Lansia Istiqomah Banjarnegara Tampilkan Karya dari Hasil Pembelajaran
Dua Tahun Tak Dimanfaatkan, SHGB Situ Rompong Diminta Dipertimbangkan untuk Dibatalkan
Tangsel Diselimuti Abu Vulkanik, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Perubahan APBD 2026 Fokus Percepatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Banjarnegara
BPKP Jateng dan Pemkab Banjarnegara Perkuat Pencegahan Risiko, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Baik
LPKS Sinar Karya Sukses Tekankan Sertifikasi Kompetensi CPMI Sesuai Keterampilan dan Negara Tujuan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:39

Ormas dan Mahasiswa Gelar Aksi di Summarecon Serpong, Soroti Dugaan Intimidasi Pedagang Starling dan PKL

Kamis, 17 September 2026 - 08:06

Sekolah Rakyat Permanen Banjarnegara Masuk Tahap Persiapan AMDAL dan LSD, Fisik Ditarget Mulai November

Rabu, 16 September 2026 - 20:07

Bazar Produk Siswa Sekolah Lansia Istiqomah Banjarnegara Tampilkan Karya dari Hasil Pembelajaran

Selasa, 15 September 2026 - 07:50

Dua Tahun Tak Dimanfaatkan, SHGB Situ Rompong Diminta Dipertimbangkan untuk Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 10:43

Tangsel Diselimuti Abu Vulkanik, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Berita Terbaru