Distribusi Air Mulai Pulih, Pelanggan Masih Diminta Waspadai Normalisasi Jaringan PDAM Banjarnegara

Kamis, 30 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Distribusi Air Mulai Pulih, Pelanggan Masih Diminta Waspadai Normalisasi Jaringan PDAM Banjarnegara

Distribusi Air Mulai Pulih, Pelanggan Masih Diminta Waspadai Normalisasi Jaringan PDAM Banjarnegara

Banjarnegara, PelitaNews.id— Setelah hampir sepekan mengalami gangguan layanan akibat putusnya pipa transmisi utama di kawasan Jembatan Singomerto, PUDAM Tirta Serayu Banjarnegara mulai mengembalikan distribusi air bersih kepada pelanggan. Meski perbaikan telah selesai, proses normalisasi jaringan masih berlangsung sehingga pasokan air belum sepenuhnya stabil, terutama bagi pelanggan di wilayah dataran tinggi.

Plt. Direktur PUDAM Tirta Serayu Banjarnegara, Fauzan S., STP, memastikan penyambungan pipa utama telah rampung dan air mulai dialirkan kembali ke jaringan sejak Rabu (29/7/2026) sore.

Menurutnya, tahap berikutnya adalah mengisi jaringan distribusi secara bertahap sebelum dilakukan penyetelan tekanan dan pembagian debit air agar seluruh wilayah pelayanan memperoleh pasokan secara merata.

“Penyambungan sudah selesai. Air sudah mulai mengalir ke wilayah kota. Besok dilakukan penyetelan agar daerah yang lebih tinggi juga mendapatkan pasokan,” ujarnya.

Gangguan layanan yang berlangsung selama hampir satu pekan tersebut berdampak pada ribuan pelanggan di wilayah perkotaan. Kondisi itu memaksa masyarakat mencari sumber air alternatif, sementara PUDAM mengandalkan distribusi menggunakan mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga.

READ  Hari Bhayangkara ke-80, Polres Brebes Perkuat Sinergi dan Komitmen Pelayanan kepada Masyarakat

Di sisi lain, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya evaluasi terhadap ketahanan infrastruktur jaringan air minum, terutama pada titik-titik yang rawan bencana seperti kawasan longsor. Kerusakan pipa transmisi akibat pergerakan tanah tidak hanya menghentikan layanan, tetapi juga menunjukkan tingginya risiko apabila jaringan utama belum memiliki sistem mitigasi yang memadai.

Sebelumnya, proses perbaikan sempat mengalami kendala setelah pembersihan material longsor menyebabkan pipa High-Density Polyethylene (HDPE) berdiameter DN 250 dan DN 300 milimeter mengalami retak pada bagian yang menggantung. Kondisi tersebut mengharuskan PUDAM mendatangkan tenaga ahli beserta peralatan pengelasan khusus dari Cilacap untuk memastikan sambungan mampu menahan tekanan operasional.

Selama proses pengerjaan, reservoir utama dikosongkan dan jaringan dikeringkan secara bertahap guna menghindari risiko kerusakan lanjutan maupun longsor susulan di sekitar lokasi.

Dengan selesainya perbaikan, masyarakat berharap distribusi air bersih dapat segera kembali normal. Di sisi lain, PUDAM diharapkan tidak hanya memulihkan layanan, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jaringan transmisi agar gangguan serupa dapat diminimalkan dan pelayanan kepada pelanggan menjadi lebih andal, terutama saat menghadapi bencana alam. (Bas)

READ  Direktur Pembinaan Narapidana Tinjau Program Pembinaan dan Layanan di Rutan Batam

Berita Terkait

Wali Kota Cilegon Robinsar Terima Slempang Kehormatan Saat Hadiri Maulid Nabi di Kapudenok Julalen
Bus Eka Tujuan Cilacap Terbakar di Madiun, Seorang Penumpang Terluka Bakar
Pengrajin Tikar Pandan Mawangi Bertahan di Tengah Jerat Pengepul, Harga Rp28 Ribu Per Lembar
Dinilai “Planga-Plongo” dan Jadi Batu Sandungan Daerah, Aktivis Desak Bupati Madina Copot Pj. Sekda Afrizal
Camat Kelapa Dua Pimpin Upacara pengibaran bendera HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan
Kades Mekar Jaya Pimpin Upacara HUT RI Ke 81 Berlangsung Khidmat
DIA, Gadis Cilik Legian, Curi Perhatian di Panggung Gema Kemerdekaan Pantai Legian
Peringati Nilai Kebangsaan, Rofik Hananto dan Bupati Amalia Dorong Warga Jadi Duta Pancasila

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:21

Wali Kota Cilegon Robinsar Terima Slempang Kehormatan Saat Hadiri Maulid Nabi di Kapudenok Julalen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:54

Bus Eka Tujuan Cilacap Terbakar di Madiun, Seorang Penumpang Terluka Bakar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:01

Pengrajin Tikar Pandan Mawangi Bertahan di Tengah Jerat Pengepul, Harga Rp28 Ribu Per Lembar

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:23

Dinilai “Planga-Plongo” dan Jadi Batu Sandungan Daerah, Aktivis Desak Bupati Madina Copot Pj. Sekda Afrizal

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:09

Camat Kelapa Dua Pimpin Upacara pengibaran bendera HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan

Berita Terbaru