Wamendagri Ribka Haluk Tegaskan Perbaikan Tata Kelola Dana Otsus Papua Jadi Prioritas

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan bahwa perbaikan tata kelola Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua menjadi salah satu prioritas pemerintah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran Dana Otsus berlangsung tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua.

Hal itu disampaikan Ribka saat menghadiri Rapat Koordinasi Perbaikan Tata Kelola dan Pencegahan Korupsi Dana Otsus di wilayah Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan yang digelar di Aula Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Kamis (16/7/2026).

Menurut Ribka, tantangan utama dalam pengelolaan Dana Otsus bukan terletak pada besaran anggaran yang dialokasikan, melainkan pada tata kelola agar dana tersebut dapat disalurkan secara tepat waktu dan tepat sasaran.

“Persoalan kita hari ini bukan pada Dana Otonomi Khususnya, tetapi pada tata kelolanya. Bagaimana Dana Otonomi Khusus itu bisa turun tepat waktu dan tepat sasaran,” ujar Ribka.

Ia menjelaskan, hasil pembenahan mulai terlihat pada penyaluran Dana Otsus Tahun Anggaran 2025 yang telah terealisasi 100 persen. Memasuki tahun 2026, Kementerian Dalam Negeri terus memperkuat sistem tata kelola melalui integrasi dengan Kementerian Keuangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

READ  Tumbuhkan Cinta Tanah Air, Kapolres Pidie Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan

Sistem tersebut menghubungkan proses perencanaan, penganggaran, pelaporan, hingga monitoring dan evaluasi sehingga penyaluran Dana Otsus diharapkan menjadi lebih akuntabel, transparan, dan tepat waktu.

Ribka menambahkan, hingga pertengahan tahun 2026 seluruh pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten dan kota di Tanah Papua telah merealisasikan penyaluran Dana Otsus tahap pertama. Selanjutnya, pemerintah daerah didorong segera memenuhi persyaratan penyaluran tahap kedua dengan menyampaikan laporan realisasi, laporan kinerja, serta menyusun Rencana Aksi Percepatan (RAP).

“Tahun 2026 harus menjadi tonggak sejarah perbaikan tata kelola Dana Otonomi Khusus yang akan kita selesaikan. Setelah tepat waktu, target berikutnya adalah tepat sasaran dan tepat manfaat. Itu yang ingin kita wujudkan bersama,” katanya.

Ribka juga meminta seluruh pemerintah daerah segera menuntaskan penyusunan RAP, termasuk untuk pemanfaatan dana hasil efisiensi yang telah dikembalikan oleh pemerintah pusat. Menurutnya, kelengkapan dokumen tersebut sangat penting agar proses penyaluran Dana Otsus tahap berikutnya tidak mengalami keterlambatan.

Lebih lanjut, ia menegaskan Kemendagri akan terus memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola Dana Otsus melalui penerapan prinsip 5T, yaitu tepat data, tepat waktu, tepat sasaran, tepat kelola, dan tepat manfaat.

READ  Integrasi Terapi Biologi Subkutan Terpadu: Peran Bone Marrow Mesenchymal Stem Cells (BM-MSCs) Minimally Manipulated, Auto-Haemotherapy, dan Sel Mononuklear Autologus dalam Pemulihan Diabetes Melitus

Dengan tata kelola yang semakin baik, Dana Otsus diharapkan mampu mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Tanah Papua.

Berita Terkait

Wali Kota Cilegon Robinsar Terima Slempang Kehormatan Saat Hadiri Maulid Nabi di Kapudenok Julalen
Bus Eka Tujuan Cilacap Terbakar di Madiun, Seorang Penumpang Terluka Bakar
Pengrajin Tikar Pandan Mawangi Bertahan di Tengah Jerat Pengepul, Harga Rp28 Ribu Per Lembar
Dinilai “Planga-Plongo” dan Jadi Batu Sandungan Daerah, Aktivis Desak Bupati Madina Copot Pj. Sekda Afrizal
Camat Kelapa Dua Pimpin Upacara pengibaran bendera HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan
Kades Mekar Jaya Pimpin Upacara HUT RI Ke 81 Berlangsung Khidmat
DIA, Gadis Cilik Legian, Curi Perhatian di Panggung Gema Kemerdekaan Pantai Legian
Peringati Nilai Kebangsaan, Rofik Hananto dan Bupati Amalia Dorong Warga Jadi Duta Pancasila
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:21

Wali Kota Cilegon Robinsar Terima Slempang Kehormatan Saat Hadiri Maulid Nabi di Kapudenok Julalen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:54

Bus Eka Tujuan Cilacap Terbakar di Madiun, Seorang Penumpang Terluka Bakar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:01

Pengrajin Tikar Pandan Mawangi Bertahan di Tengah Jerat Pengepul, Harga Rp28 Ribu Per Lembar

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:23

Dinilai “Planga-Plongo” dan Jadi Batu Sandungan Daerah, Aktivis Desak Bupati Madina Copot Pj. Sekda Afrizal

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:09

Camat Kelapa Dua Pimpin Upacara pengibaran bendera HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan

Berita Terbaru