Banjarnegara, PelitaNews.id– Pembangunan Jalur Tembus Merden–Kali Tengah di Kecamatan Purwonegoro, Kabupaten Banjarnegara, telah mencapai progres sekitar 90 persen. Proyek yang diharapkan menjadi akses alternatif untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat itu kini mendapat perhatian warga terkait belum tersedianya fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang ruas jalan.
Warga menilai keberadaan PJU menjadi kebutuhan mendesak mengingat jalur tersebut akan segera difungsikan. Minimnya penerangan dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas pada malam hari sekaligus menimbulkan kekhawatiran terhadap aspek keamanan pengguna jalan.
Sukarso (30), warga Desa Kali Tengah, mengatakan kondisi ruas jalan tersebut sebelumnya sangat memprihatinkan. Setelah pembangunan hampir selesai, ia berharap pemerintah turut melengkapi infrastruktur pendukung agar manfaat jalan dapat dirasakan secara optimal.
“Keberadaan Jalur Tembus Merden–Kali Tengah diyakini akan mempersingkat waktu tempuh antarwilayah sekaligus membuka akses bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Namun, kami berharap pemerintah tidak hanya fokus pada penyelesaian konstruksi jalan, tetapi juga segera menyediakan Penerangan Jalan Umum agar masyarakat merasa aman saat melintas pada malam hari,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).
Sementara itu, Doni (35), kontraktor dari CV Samdo Eka yang mengerjakan proyek ruas Jalan Lawang Awu–Merden, menjelaskan bahwa secara teknis pekerjaan telah mencapai progres sekitar 90 persen.
“Pengaspalan di ruas Jalan Lawang Awu–Merden sudah mencapai sekitar 90 persen. Untuk menjaga kualitas, kami menerapkan dua lapis aspal di wilayah Lawang Awu, sedangkan di wilayah Merden menggunakan satu lapis di atas agregat sesuai spesifikasi pekerjaan,” katanya.
Di sisi lain, Camat Purwonegoro, Peni Hariningsih, S.Kom., menyampaikan bahwa usulan pembangunan Penerangan Jalan Umum telah dikoordinasikan bersama pemerintah desa dan kecamatan.
“Beberapa waktu lalu kami telah melakukan koordinasi terkait kebutuhan PJU. Setiap desa sudah diminta mengusulkan titik-titik yang membutuhkan penerangan jalan, dan harapannya usulan tersebut dapat segera direalisasikan,” ujar Peni saat ditemui dalam acara Ruwat Bumi Desa Kali Tengah, Selasa (7/7/2026) malam.
Pemerintah dan masyarakat berharap pembangunan Jalur Tembus Merden–Kali Tengah tidak hanya selesai dari sisi konstruksi jalan, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti Penerangan Jalan Umum. Dengan demikian, akses baru tersebut dapat memberikan manfaat maksimal, baik dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan maupun mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Purwonegoro. (Bas)






