Tangis Istri Korban Truk Rem Blong di Bekasi Pecah: “Anak Saya Masih Kecil, Rumah Masih Nyicil”

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Suasana duka menyelimuti ruang jenazah RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Senin (29/6/2026). Tangis istri Sukanta, pengemudi ojek online yang meninggal dunia akibat kecelakaan truk diduga rem blong di Simpang Unisma, pecah saat menunggu proses pemulasaraan jenazah suaminya.

Di hadapan Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe dan Kepala Cabang Jasa Raharja Bekasi Eko Prasetyo yang berupaya menenangkan, perempuan tersebut tak kuasa membendung kesedihannya setelah kehilangan sosok suami yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga.

Dengan suara bergetar, ia menceritakan perjuangan sang suami yang setiap hari bekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarga.

“Anak saya masih kecil, Pak. Rumah saya masih nyicil. Bapaknya ngojek dari pagi sampai malam,” ucapnya sambil menangis.

Menurutnya, Sukanta hampir tidak pernah mengenal lelah. Sejak pagi hingga larut malam, almarhum terus bekerja sebagai pengemudi ojek online untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, termasuk membayar cicilan rumah dan sepeda motor.

“Dia dari pagi bela-belain enggak pulang. Dia tanggung jawab sama keluarga dengan ngojek. Buat bayar cicilan rumah sama motor saja sudah alhamdulillah,” katanya.

READ  AIESEC UIN Jakarta Gandeng Kampung Wisata Satu Pam Gelar Pelatihan Digital untuk Promosikan Pariwisata Tangerang Selatan

Di tengah duka mendalam, ia juga mengungkapkan kondisi ekonomi keluarganya yang serba terbatas. Sebelum meninggal dunia, suaminya baru berhasil mengumpulkan uang sekitar Rp500 ribu yang rencananya digunakan untuk membayar cicilan rumah.

“Dia baru punya uang Rp500 ribu buat bayar BTN. Kemarin ada uang segitu, dia sampai minjam Rp200 ribu dulu buat makan. Tapi sekarang dia begini… saya enggak kuat,” tuturnya sembari menahan tangis.

Diketahui, kecelakaan maut tersebut terjadi setelah sebuah truk wing box yang diduga mengalami rem blong menabrak sejumlah kendaraan di Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, Senin pagi.

Akibat peristiwa tersebut, Sukanta meninggal dunia di lokasi, sementara sejumlah pengendara lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta mendalami kronologi kejadian.

Berita Terkait

Camat Kelapa Dua Pimpin Upacara pengibaran bendera HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan
Kades Mekar Jaya Pimpin Upacara HUT RI Ke 81 Berlangsung Khidmat
DIA, Gadis Cilik Legian, Curi Perhatian di Panggung Gema Kemerdekaan Pantai Legian
Peringati Nilai Kebangsaan, Rofik Hananto dan Bupati Amalia Dorong Warga Jadi Duta Pancasila
Kunjungi Yonif TP 942/Arya Wangsakara, Menhan RI Tekankan Prajurit TNI Harus Dicintai Rakyat
Mbako Garangan Semangkung, Warisan Leluhur yang Bertahan di Lereng Pejawaran
Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Danrindam XVIII/Kasuari Tutup Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2026, 59 Prajurit Resmi Sandang Pangkat Serda

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:09

Camat Kelapa Dua Pimpin Upacara pengibaran bendera HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:55

Kades Mekar Jaya Pimpin Upacara HUT RI Ke 81 Berlangsung Khidmat

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:29

DIA, Gadis Cilik Legian, Curi Perhatian di Panggung Gema Kemerdekaan Pantai Legian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:56

Peringati Nilai Kebangsaan, Rofik Hananto dan Bupati Amalia Dorong Warga Jadi Duta Pancasila

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:07

Kunjungi Yonif TP 942/Arya Wangsakara, Menhan RI Tekankan Prajurit TNI Harus Dicintai Rakyat

Berita Terbaru