Petani Banjarnegara Kebagian Bantuan Alsintan dan Jalan Usaha Tani Senilai Miliaran Rupiah

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARNEGARA — Para petani di Kabupaten Banjarnegara kini bisa sedikit bernapas lega. Di tengah sulitnya mencari tenaga kerja pertanian dan tingginya biaya pengolahan lahan, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta program perbaikan jalan sawah akhirnya mulai direalisasikan.

Bantuan aspirasi dari Anggota Komisi IV DPR RI, K.H. Darori Wonodipuro, tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani di Pendopo Dipayudha Adigraha, Banjarnegara, Senin (29/6/2026).

K.H. Darori Wonodipuro menegaskan, bantuan yang disalurkan ke Banjarnegara dirancang secara komprehensif untuk mendukung ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir. Tidak hanya berfokus pada sektor padi sawah, bantuan juga menyasar sektor perikanan dan kehutanan produktif.

“Bantuan ini lengkap untuk Banjarnegara, mulai dari alat tanam, olah tanah, panen hingga pengolahan hasil. Kita juga memberikan bantuan perikanan seperti lele dan nila, serta bibit pohon produktif seperti durian, pete, jengkol, dan nangka untuk penghijauan di daerah rawan longsor,” kata Darori.

Selama 12 tahun mengabdi di Daerah Pemilihan Jawa Tengah VII yang meliputi Purworejo, Purbalingga, dan Banjarnegara, mantan Direktur Jenderal Kementerian Kehutanan tersebut tercatat telah menyalurkan aspirasi senilai sekitar Rp3 triliun dalam berbagai bentuk bantuan fisik, mulai dari peralatan, pembangunan infrastruktur, hingga layanan sosial.

READ  Masyarakat Temiyang Pejaten Acungkan Jempol Untuk PT. Putri Pringga Baya

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Tanaman Pangan Kabupaten Banjarnegara, Firman Sapta Adi, menjelaskan bahwa terdapat 32 titik lokasi di wilayah Banjarnegara yang menerima manfaat dari bantuan tersebut. Bantuan dialokasikan melalui Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA) agar pemanfaatannya dapat dilakukan secara bergilir dan merata.

Secara rinci, bantuan Tahun Anggaran 2026 meliputi empat unit traktor roda empat dan empat unit traktor roda dua untuk mendukung optimalisasi pengolahan lahan sawah. Untuk mempercepat proses tanam padi, pemerintah juga menyalurkan mesin tanam (transplanter) di delapan titik.

Selain itu, sektor irigasi sawah dan hortikultura diperkuat melalui bantuan pompa air di 10 titik. Tak kalah penting, program baru berupa Jalan Usaha Tani (JUT) juga mulai digulirkan guna meningkatkan efisiensi transportasi hasil pertanian.

Firman menambahkan, mekanisasi pertanian melalui bantuan traktor dan transplanter menjadi solusi penting di tengah menurunnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian, khususnya budidaya padi sawah.

Menurutnya, program Jalan Usaha Tani juga akan memperkuat posisi tawar petani terhadap tengkulak. Dengan akses jalan yang memadai, kendaraan pengangkut dapat langsung menjangkau lahan pertanian sehingga distribusi hasil panen, terutama komoditas hortikultura, menjadi lebih cepat dan biaya angkut dapat ditekan.

READ  Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Keluarga Besar Polres Brebes Gelar Olahraga Bersama

Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Komisi IV DPR RI.

“Harapan ke depan, para petani dapat mewujudkan swasembada pangan seperti yang dicita-citakan Indonesia. Dukungan berupa alat pertanian ini dipastikan akan mendongkrak produktivitas pertanian di Banjarnegara secara signifikan,” ujar Bupati Amalia.

Dampak langsung bantuan tersebut juga dirasakan oleh Desa Pagergunung, Kecamatan Wanayasa. Kepala Desa Pagergunung, Amin Supriyono, mengatakan desanya menerima satu unit pompa sedot air (alkon) yang sangat vital untuk mendukung pertanian di kawasan pegunungan saat musim kemarau.

“Di tempat kami, air sangat sulit saat musim kemarau karena harus mengambil dari bawah permukiman. Alkon ini sangat membantu petani untuk menyiram tanaman. Bahkan, alat ini juga bisa dipinjam masyarakat untuk menguras sumber air bersih saat dibutuhkan,” katanya.

Berita Terkait

Wali Kota Cilegon Robinsar Terima Slempang Kehormatan Saat Hadiri Maulid Nabi di Kapudenok Julalen
Bus Eka Tujuan Cilacap Terbakar di Madiun, Seorang Penumpang Terluka Bakar
Pengrajin Tikar Pandan Mawangi Bertahan di Tengah Jerat Pengepul, Harga Rp28 Ribu Per Lembar
Dinilai “Planga-Plongo” dan Jadi Batu Sandungan Daerah, Aktivis Desak Bupati Madina Copot Pj. Sekda Afrizal
Camat Kelapa Dua Pimpin Upacara pengibaran bendera HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan
Kades Mekar Jaya Pimpin Upacara HUT RI Ke 81 Berlangsung Khidmat
DIA, Gadis Cilik Legian, Curi Perhatian di Panggung Gema Kemerdekaan Pantai Legian
Peringati Nilai Kebangsaan, Rofik Hananto dan Bupati Amalia Dorong Warga Jadi Duta Pancasila

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:21

Wali Kota Cilegon Robinsar Terima Slempang Kehormatan Saat Hadiri Maulid Nabi di Kapudenok Julalen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:54

Bus Eka Tujuan Cilacap Terbakar di Madiun, Seorang Penumpang Terluka Bakar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:01

Pengrajin Tikar Pandan Mawangi Bertahan di Tengah Jerat Pengepul, Harga Rp28 Ribu Per Lembar

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:23

Dinilai “Planga-Plongo” dan Jadi Batu Sandungan Daerah, Aktivis Desak Bupati Madina Copot Pj. Sekda Afrizal

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:09

Camat Kelapa Dua Pimpin Upacara pengibaran bendera HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan

Berita Terbaru