Bus Eka Tujuan Cilacap Terbakar di Madiun, Seorang Penumpang Terluka Bakar

Sabtu, 22 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN – Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) PO. Eka terbakar hebat di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu (22/08/2026). Bus yang memulai perjalanan dari Terminal Bungurasih, Surabaya, itu sedianya mengantarkan para penumpangnya ke terminal akhir, Bangga Mbangun Desa, Cilacap, Jawa Tengah.

Namun sial, diperkirakan baru menempuh sepertiga dari total jarak tempuh, bus tersebut terbakar di jalur utama Surabaya – Madiun, Desa Tiron, Kecamatan Madiun. Dalam kepanikan bergegas saling berebut keluar menyelamatkan diri, seorang dari 19 penumpangnya mengalami luka bakar ringan.

Korban yang mengalami luka bakar langsung dilarikan ke klinik terdekat, untuk menjalani perawatan medis atas lukanya. Luka yang dialami korban akibat tersenggol benda panas dalam kabin bus saat dia turut berebut keluar.

“Ada salah seorang penumpang yang mengalami luka bakar. Kan bagian interior bus panas akibat terbakar. Nah, mungkin dia tersenggol saat berebut keluar. Tapi langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk pengobatan,” terang Pandu, petugas Damkar Kota Madiun, kepada koresponden.

Dikatakannya, saat terjadi kebakaran pihaknya (Damkar Kota Madiun) yang pertama kali dihubungi untuk dimintai bantuan pemadaman. Sambil meluncur menuju lokasi dengan satu unit Damkar kapasitas 10.000 liter, pihaknya menghubungi pihak terkait (Damkar Kabupaten Madiun) yang menurunkan 3 unit Damkar.

READ  Bupati Buka TMMD Sengkuyung di Desa Kecepit, Gotong Royong Jadi Kunci Percepatan Pembangunan

Kepada para jurnalis pengemudi bus mengatakan, Bus Eka bernopol S 7856 US yang dikemudikannya meluncur dari arah Utara (Surabaya) menuju Selatan (Kota Madiun). Hanya berjarak sekitar 3 kilometer sebelum masuk Terminal Purbaya, Kota Madiun, untuk transit, sang pengemudi diteriaki pengendara lain, adanya sinyal kebakaran, muncul asap di bagian belakang.

Sang pengemudi bus segera memperlambat kecepatan untuk menepikan kendaraan, tepat di Desa Tiron, Kecamatan Madiun, tak jauh dari traffic light. Saat itu awak bus langsung turun tangan, berusaha memadamkan api mengunakan alat pemadam api ringan (APAR) kelengkapan armada Bus Eka.

Upaya pemadaman dengan alat portabel berkapasitas 0,5 Kg itu gagal. Api membesar dan meluas ke berbagai sudut bodi kendaraan yang umumnya mudah terbakar.

“Saya diteriaki pengemudi lain, yang mengatakan adanya kepulan asap di bagian belakang bus. Saya langsung menepi. Kamudian pegawai kami sudah sempat berusaha memadamkannya menggunakan pemadam kecil itu. Tapi api tidak mau padam,” ujar Anasrudin, pengemudi bus, yang menambahkan kemungkinan terjadinya kebakaran akibat korsleting kelistrikan.

READ  LPKS Sinar Karya Sukses Tekankan Sertifikasi Kompetensi CPMI Sesuai Keterampilan dan Negara Tujuan

Api baru berhenti berkobar liar setelah kolaborasi satu unit Damkar Kota Madiun dan 3 unit Damkar Kabupaten Madiun yang berjibaku memampatkan amukan jago merah. Kondisi bus tidak ada yang tersisa, kecuali kerangka besinya.

“Api berhasil dikuasai petugas sekitar satu setengah jam. Kami turunkan tiga unit armada pemadam kebakaran,” tutur Andi Kurniawan, Kabid Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Damkar Kabupaten Madiun.

Para penumpang yang selamat langsung dievakuasi dan dialihkan ke armada lain, untuk melanjutkan perjalanan sampai tujuan akhir.

Aparat kepolisian setempat masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, termasuk memintai keterangan sejumlah saksi mata dan sopir bus, guna memastikan penyebab terjadinya kebakaran.

Bangkai bus yang celaka dievakuasi petugas ke lokasi yang aman, untuk diteliti lebih lanjut. (fin)

Berita Terkait

Sebanyak 110 Peserta Mengikuti STQ Tilawah Gemilang Tingkat Kabupaten Tangerang dan Launching Buku Ayat-Ayat Semesta.
Merawat Ikatan, Menguatkan kontribusi. PC IKA PMII Kabupaten Tangerang Resmi Dilantik Masa Khidmat 2026-2031
BPN Banten Gandeng PWI, Masyarakat Diharapkan Lebih Paham Prosedur Pertanahan
Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Iptek dan Berinovasi
HPS 2026, Zarkasi Dorong Perlindungan Sawah dan Perbaikan Irigasi
Lettu Inf Harits Adam Yuseno Dimakamkan Secara Militer di Banjarnegara
HPS 2026, Banjarnegara Surplus Beras 30 Ribu Ton dan Dorong Diversifikasi Pangan Lokal
Pemkab Banjarnegara Dukung Perjuangan Pengakuan dan Kesejahteraan Guru PAUD
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:58

Sebanyak 110 Peserta Mengikuti STQ Tilawah Gemilang Tingkat Kabupaten Tangerang dan Launching Buku Ayat-Ayat Semesta.

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:52

Merawat Ikatan, Menguatkan kontribusi. PC IKA PMII Kabupaten Tangerang Resmi Dilantik Masa Khidmat 2026-2031

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:19

BPN Banten Gandeng PWI, Masyarakat Diharapkan Lebih Paham Prosedur Pertanahan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:12

HPS 2026, Zarkasi Dorong Perlindungan Sawah dan Perbaikan Irigasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:10

Lettu Inf Harits Adam Yuseno Dimakamkan Secara Militer di Banjarnegara

Berita Terbaru