Gus Miftah Bantah Kenal Dheky Martin, Siap Kembalikan Rp100 Juta Jika Terbukti Pernah Menerima

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

us Miftah meluruskan isu terima uang Rp100 juta di proyek JGSS saat ditanya salah satu jemaah Harlah Ponpes Ora Aji. (Dok. Istimewa)

us Miftah meluruskan isu terima uang Rp100 juta di proyek JGSS saat ditanya salah satu jemaah Harlah Ponpes Ora Aji. (Dok. Istimewa)

YOGYAKARTA, pelitanews.id – Pendakwah Gus Miftah memberikan tanggapan terkait penyebutan namanya dalam persidangan dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan jalur ganda kereta api Solo–Semarang Segmen 1 (JGSS). Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang pada 13 Juli 2026, jaksa penuntut umum mengungkap adanya dugaan aliran dana sebesar Rp100 juta yang disebut mengalir kepada Gus Miftah.

Menanggapi kabar tersebut, Gus Miftah menyampaikan klarifikasinya saat peringatan Hari Lahir (Harlah) Pondok Pesantren Ora Aji, Sabtu (18/7/2026).

Di hadapan para jemaah, ia mengaku terkejut namanya dikaitkan dengan perkara korupsi tersebut, namun memilih menyikapinya dengan tenang.

“Saya juga kaget, tapi biasa-biasa saja. Risiko,” ujar Gus Miftah.

Ia mengaku pertama kali mengetahui kabar tersebut setelah melihat potongan informasi yang beredar di media sosial.

“Begitu saya lihat di TikTok ada nama Gus Miftah disebut dalam sidang korupsi, saya kaget ternyata dituduh menerima aliran dana sebesar Rp100 juta,” katanya.

Gus Miftah juga menegaskan tidak mengenal Dheky Martin, mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), yang disebut dalam persidangan.

READ  Wartawan Mengaku Dikeroyok Saat Liput Demo HUT ke-500 Kabupaten Serang, HP Disebut Ikut Diamankan

Menurutnya, ia bahkan sempat menanyakan kepada orang-orang di pondok pesantren apakah pernah ada tamu bernama Dheky Martin, namun tidak ada yang mengenalnya.

“Peristiwa itu disebut terjadi pada tahun 2022. Dengan yang bersangkutan saya tidak kenal. Kalau saat itu saya diberi uang Rp100 juta, dalam kapasitas sebagai apa? Saya hanya pendakwah,” ujarnya.

Meski membantah pernah menerima uang tersebut, Gus Miftah menyatakan siap mengembalikan dana Rp100 juta apabila di kemudian hari terbukti pernah menerima pemberian dari pihak yang bersangkutan.

Ia menjelaskan, kemungkinan itu hanya dapat terjadi apabila pernah diundang mengisi ceramah atau kegiatan lain dan dirinya lupa.

“Kalau memang yang bersangkutan pernah mengundang saya atau datang ke pondok dan saya lupa, maka hari ini Rp100 juta pun saya kembalikan,” tegasnya.

Menurut Gus Miftah, hingga saat ini ia tidak mengingat pernah bertemu ataupun menerima uang dari Dheky Martin.

“Saya tidak ingin keluarga maupun jemaah saya memakan sesuatu yang tercampur dengan uang haram,” katanya.

READ  Ketua DPW MIO Bali Apresiasi Sinergi Kodim 1619/Tabanan dengan Insan Pers

Hingga saat ini, penyebutan nama Gus Miftah masih merupakan bagian dari fakta yang terungkap dalam persidangan. Belum terdapat putusan pengadilan yang menyatakan adanya keterlibatan ataupun kesalahan hukum dari Gus Miftah dalam perkara dugaan korupsi proyek JGSS tersebut.

Berita Terkait

Hendra Tarmizi Mengakui Sudah Di Panggil Kejaksaan. Terkait Anggaran Pembangunan Puskesmas Curug
Mengawali Babak Baru Pengabdian, Holilah. S. Sos. M.I.P Diangkat Menjadi Sektaris Kelurahan Tigaraksa.
Sebanyak 110 Peserta Mengikuti STQ Tilawah Gemilang Tingkat Kabupaten Tangerang dan Launching Buku Ayat-Ayat Semesta.
Merawat Ikatan, Menguatkan kontribusi. PC IKA PMII Kabupaten Tangerang Resmi Dilantik Masa Khidmat 2026-2031
BPN Banten Gandeng PWI, Masyarakat Diharapkan Lebih Paham Prosedur Pertanahan
Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Iptek dan Berinovasi
HPS 2026, Zarkasi Dorong Perlindungan Sawah dan Perbaikan Irigasi
Lettu Inf Harits Adam Yuseno Dimakamkan Secara Militer di Banjarnegara

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:16

Hendra Tarmizi Mengakui Sudah Di Panggil Kejaksaan. Terkait Anggaran Pembangunan Puskesmas Curug

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:52

Mengawali Babak Baru Pengabdian, Holilah. S. Sos. M.I.P Diangkat Menjadi Sektaris Kelurahan Tigaraksa.

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:58

Sebanyak 110 Peserta Mengikuti STQ Tilawah Gemilang Tingkat Kabupaten Tangerang dan Launching Buku Ayat-Ayat Semesta.

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:52

Merawat Ikatan, Menguatkan kontribusi. PC IKA PMII Kabupaten Tangerang Resmi Dilantik Masa Khidmat 2026-2031

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:19

BPN Banten Gandeng PWI, Masyarakat Diharapkan Lebih Paham Prosedur Pertanahan

Berita Terbaru