Anak Petani Banyumas Raih Prestasi Gemilang, Jadi Lulusan Terbaik IPDN 2026 dan Disematkan Pangkat Langsung oleh Presiden

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATINANGOR – Kisah inspiratif datang dari pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026. Mohamad Toriq Anwar, putra seorang petani asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berhasil mencatatkan prestasi membanggakan sebagai salah satu lulusan terbaik IPDN dan memperoleh kehormatan disematkan langsung tanda pangkat Pamong Praja Muda oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Toriq merupakan anak kedua dari tiga bersaudara yang tumbuh dalam keluarga sederhana. Ayah dan ibunya bekerja sebagai petani sekaligus peternak bebek yang menjual telur hasil ternaknya untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sementara sang kakak bekerja sebagai buruh di pabrik kayu di daerah setempat.

Berbekal tekad kuat untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga, Toriq mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN pada tahun 2022. Ia berhasil meraih peringkat kedua hasil akhir seleksi tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Alhamdulillah saya berhasil mendapatkan peringkat dua pada hasil akhir tes di Provinsi Jawa Tengah. Saya memilih IPDN karena merupakan sekolah kedinasan yang memberikan biaya pendidikan dan biaya hidup dari negara,” ujar Toriq saat diwawancarai di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).

READ  Jembatan Gantung Penghubung Purwonegoro–Rakit Putus, Warga Berharap Perbaikan Segera Dipercepat

Perjalanan menuju IPDN tidaklah mudah. Keterbatasan ekonomi keluarga sempat menjadi tantangan besar, terutama saat harus mengikuti rangkaian seleksi di Semarang yang berjarak sekitar empat hingga lima jam dari kampung halamannya di Banyumas. Biaya transportasi dan kebutuhan administrasi menjadi beban tersendiri bagi keluarganya.

“Kadang orang tua saya tidak mempunyai biaya untuk transportasi maupun pengurusan berkas. Namun mereka tetap berusaha agar saya bisa mengikuti seluruh tahapan seleksi,” kenangnya.

Berkat kerja keras dan kegigihan, Toriq mampu melewati seluruh tahapan seleksi, mulai dari administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), pemeriksaan kesehatan, psikotes hingga tes kesamaptaan. Ia bahkan mencatatkan nilai SKD sekitar 455 dan menjadi peringkat pertama pada sesi seleksi yang diikutinya.

Puncak kebanggaan dirasakannya saat menjadi satu dari tiga Purna Praja yang mendapat kehormatan menerima penyematan tanda pangkat langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Saya merasa sangat bangga. Menjadi salah satu dari tiga orang yang disematkan langsung oleh Presiden merupakan pengalaman yang sangat membanggakan dan tidak pernah saya bayangkan sebelumnya,” ungkapnya.

READ  DHC BPK 45 Brebes Serukan Penguatan Nilai Pancasila dan Gotong Royong Menuju Indonesia Emas 2045

Prestasi tersebut semakin memantapkan niat Toriq untuk mengabdikan diri kepada masyarakat dan negara melalui jalur pemerintahan. Ia menegaskan kesiapannya untuk memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan bangsa.

“Kami siap mengabdi dan memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa ini demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Keberhasilan Mohamad Toriq Anwar menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita. Dengan kerja keras, ketekunan, dan dukungan keluarga, anak petani dari Banyumas itu mampu mengukir prestasi hingga berdiri di hadapan Presiden sebagai salah satu lulusan terbaik IPDN Tahun 2026.

Berita Terkait

Satpol PP Dalami Kasus Limbah Sungai Sapi, Penyidikan Mengarah ke Pemasok Pasir Putih
Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3, Proyek SPAL APBD di Panongan Jadi Sorotan
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat di Biak Numfor
Ribuan Warga Padati Jalan Baru Malingping dalam Peringatan HUT RI ke-81
BBHAR PDIP Jatim Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK bagi Dua Santriwati Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Sidoarjo
Diduga Abaikan Standar Teknis, Proyek Panggung dan Lapangan APBD Rp149,5 Juta di Bojong Nangka Disorot; Agregat Tak Dipasang, Ketebalan Beton Dipertanyakan
Meggie Hadiyanto Sajikan 8 Dewi dan Srikandi di Sira Village Bali
Bupati Tangerang Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II, Supriyadi Promosi Jadi Kadisdik

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:42

Satpol PP Dalami Kasus Limbah Sungai Sapi, Penyidikan Mengarah ke Pemasok Pasir Putih

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:39

Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3, Proyek SPAL APBD di Panongan Jadi Sorotan

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:51

Anak Petani Banyumas Raih Prestasi Gemilang, Jadi Lulusan Terbaik IPDN 2026 dan Disematkan Pangkat Langsung oleh Presiden

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:25

Ribuan Warga Padati Jalan Baru Malingping dalam Peringatan HUT RI ke-81

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:12

BBHAR PDIP Jatim Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK bagi Dua Santriwati Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Sidoarjo

Berita Terbaru