Wamendagri Akhmad Wiyagus: Penanganan TBC Harus Terintegrasi dalam Perencanaan dan Anggaran Daerah

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, Pelitanews.id Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan komitmennya mengawal percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) melalui penguatan perencanaan dan penganggaran di daerah. Upaya tersebut dilakukan dengan memastikan program peanganan TBC menjadi bagian dari dokumen pembangunan daerah, mulai dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Rencana Strategis (Renstra) perangkat daerah, hingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus saat melakukan kunjungan kerja bersama Wakil Menteri Kesehatan dalam rangka meninjau pelaksanaan skrining tuberkulosis yang terintegrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Gedung Dharma Wanita/PKK Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (21/7/2026).

Menurut Wiyagus, keberhasilan eliminasi TBC tidak hanya bergantung pada layanan kesehatan, tetapi juga pada komitmen pemerintah daerah dalam mengintegrasikan program tersebut ke dalam kebijakan pembangunan dan alokasi anggaran.

“Kami ingin memastikan penanganan tuberkulosis benar-benar menjadi prioritas dalam dokumen perencanaan daerah dan mendapat dukungan anggaran yang memadai,” ujarnya.

READ  Ai Ogura Ukir Sejarah di Assen, Raih Kemenangan Perdana MotoGP 2026

Ia menjelaskan, penanggulangan TBC merupakan implementasi Asta Cita keempat Presiden yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, penguasaan teknologi, hingga pemberdayaan masyarakat.

Karena itu, upaya eliminasi TBC harus dimulai dari tingkat paling bawah dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT/RW, PKK, hingga pemerintah desa.

Selain aspek perencanaan, Wiyagus juga menekankan pentingnya data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan dan distribusi obat-obatan bagi penderita TBC.

“Tanpa data yang lengkap, kita akan sulit menentukan langkah yang tepat dalam melawan penyakit ini. Karena itu pemerintah daerah harus aktif memenuhi kebutuhan data yang diperlukan,” katanya.

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak ragu mengalokasikan anggaran untuk penanganan TBC karena merupakan bagian dari pelayanan dasar yang menjadi kewajiban pemerintah.

Menurutnya, pemerintah pusat terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat, termasuk mengantisipasi berbagai tantangan global yang berpotensi mengganggu distribusi alat kesehatan dan obat-obatan.

“Kita juga harus mewaspadai dinamika geopolitik dunia yang dapat memengaruhi rantai pasok logistik kesehatan. Karena itu, sinergi pusat dan daerah menjadi sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” tegasnya.

READ  Polresta Tangerang Gelar Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-80

Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Direktur Utama RSUP H. Adam Malik Zainal Safri, Direktur RSUD Dr. Pirngadi Suhartono, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan.

Melalui penguatan kebijakan, dukungan anggaran, serta kolaborasi lintas sektor, Kemendagri berharap target eliminasi tuberkulosis di Indonesia dapat tercapai sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Teken SEB BPHTB, Perkuat Integrasi Layanan Pertanahan dan Pajak Daerah
Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani Amankan Senjata Api Rakitan di Wilayah Perbatasan
Semarakkan HUT RI ke-81, Kecamatan Panongan Gelar Festival Fun Walk 2026
Festival Raimuti 2026 Meriah, Final Dayung dan Perahu Mesin 15 PK Satukan Semangat Kebersamaan
Bupati Tangerang Dampingi Seskab Teddy Indra Wijaya dan Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Curug
Kasad Ajak Dansat Perkuat Kepedulian dan Dukung Program Pemerintah*
Tiga Tahun Mengabdi untuk Negeri, Lensabumi.com Gelar Santunan Anak Yatim dan Seminar Jurnalistik

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:20

Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:10

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Teken SEB BPHTB, Perkuat Integrasi Layanan Pertanahan dan Pajak Daerah

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:32

Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani Amankan Senjata Api Rakitan di Wilayah Perbatasan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:56

Semarakkan HUT RI ke-81, Kecamatan Panongan Gelar Festival Fun Walk 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:48

Bupati Tangerang Dampingi Seskab Teddy Indra Wijaya dan Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Curug

Berita Terbaru