BREBES – Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan (DHC BPK) 45 Kabupaten Brebes menggelar Deklarasi Kebangsaan sebagai upaya memperkuat nilai-nilai Pancasila, semangat persatuan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Brebes, Selasa (7/7/2026), juga digelar secara serentak di Kecamatan Kersana dan Kecamatan Bumiayu.
Deklarasi tersebut menjadi momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif mendukung berbagai program pembangunan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Ketua DHC BPK 45 Kabupaten Brebes, Iskandar, mengatakan penguatan wawasan kebangsaan menjadi kebutuhan penting di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, mulai dari derasnya pengaruh budaya asing hingga menurunnya keteladanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, Pancasila harus terus dijadikan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat agar persatuan dan keutuhan bangsa tetap terjaga.
“Pancasila adalah dasar negara yang tidak bisa diganggu gugat. Nilai-nilainya harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi menjaga persatuan bangsa,” ujarnya.
Iskandar menambahkan, cita-cita Indonesia Emas 2045 merupakan visi besar yang harus diwujudkan melalui kolaborasi seluruh elemen bangsa. Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi berbagai program pemerintah yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat, salah satunya Program Sekolah Rakyat yang direncanakan hadir di Kabupaten Brebes.
“Brebes mendapat kesempatan menjadi lokasi pelaksanaan Program Sekolah Rakyat. Kami berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi contoh keberhasilan dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Garda Muda DHC BPK 45, Dul Adi Noto Projo, mengajak para anggotanya untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan masing-masing.
“Anggota Garda Muda harus hadir di tengah masyarakat dengan semangat kebersamaan dan siap membantu sesama kapan pun dibutuhkan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Camat Brebes Asip Fauzan memberikan apresiasi atas terselenggaranya Deklarasi Kebangsaan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia juga mengingatkan bahwa kritik terhadap kebijakan pemerintah merupakan bagian dari demokrasi yang dijamin oleh undang-undang. Namun, kritik tersebut hendaknya disampaikan secara santun dan disertai solusi yang membangun.
“Menyampaikan pendapat merupakan hak setiap warga negara. Akan tetapi, akan lebih baik apabila dilakukan dengan cara yang baik dan disertai solusi demi kemajuan bersama,” tuturnya.
Asip turut mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap peningkatan mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi daerah. (*)






