Kabupaten Tangerang, 2 Juli 2026 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang bersiap menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 melalui kegiatan Kick Off implementasi yang akan didampingi langsung oleh Tim ISO MUI Pusat. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen MUI Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta tata kelola organisasi yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.
Ketua MUI Kabupaten Tangerang, KH. Moch. Ues Nawawi Gofar, mengatakan MUI sebagai wadah musyawarah para ulama, zuama, dan cendekiawan muslim memiliki tanggung jawab besar sebagai khadimul ummah (pelayan umat) sekaligus shadiiqul hukumat (mitra pemerintah).
“Sebagai wadah musyawarah para ulama, zuama, dan cendekiawan muslim, MUI Kabupaten Tangerang memikul tanggung jawab besar sebagai khadimul ummah dan shadiiqul hukumat,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).
Menurut KH. Ues, perkembangan zaman menuntut organisasi tidak hanya memiliki integritas spiritual, tetapi juga profesionalisme manajerial yang terukur, akuntabel, transformatif, dan visioner.
Ia menegaskan bahwa penerapan ISO 9001:2015 bukan sekadar untuk memperoleh sertifikasi atau pengakuan formal. Lebih dari itu, penerapan standar tersebut merupakan bagian dari upaya melakukan perbaikan berkelanjutan dalam tata kelola organisasi.
“Penerapan ISO 9001:2015 merupakan bentuk ikhtiar kita dalam melakukan perbaikan berkelanjutan sebagai wujud semangat bekerja dengan sungguh-sungguh dan sempurna (itqan) sebagaimana diajarkan dalam Islam,” katanya.
Melalui penerapan sistem manajemen mutu tersebut, MUI Kabupaten Tangerang berupaya membangun sistem kerja yang terstandarisasi sehingga setiap kebijakan, fatwa, dan program kerja dapat dijalankan dengan prosedur yang tertata, konsisten, dan transparan.
Selain itu, penerapan ISO diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat melalui respons yang lebih cepat, tepat, dan solutif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
KH. Ues menambahkan, prinsip manajemen risiko dalam ISO 9001:2015 juga akan membantu organisasi memitigasi berbagai hambatan sekaligus mengoptimalkan potensi yang dimiliki agar tetap relevan dan mampu menjawab tantangan di masa depan.
Ia menyadari penerapan sistem kerja baru akan menghadirkan tantangan. Namun, seluruh jajaran MUI diharapkan menjadikan perubahan tersebut sebagai peluang untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme.
“Kita ingin memastikan bahwa tata kelola MUI mencerminkan prinsip profesionalisme yang sejalan dengan nilai-nilai Islam, yaitu itqan. Mari kita jadikan momentum penerapan manajemen mutu ini sebagai langkah transformasi agar MUI semakin dipercaya, semakin kokoh, dan semakin memberikan maslahat yang luas bagi umat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan mutu, MUI Kabupaten Tangerang akan terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui peningkatan profesionalisme kesekretariatan dengan pembinaan organisasi secara berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pengurus memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) serta menerapkan standar manajemen modern.
Selain itu, MUI juga meneguhkan prinsip akuntabilitas dan profesionalisme sebagai bagian dari amanah keulamaan. Upaya tersebut sejalan dengan penerapan sistem manajemen mutu guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada umat.
Pada kesempatan itu, KH. Ues menyampaikan apresiasi kepada Tim Pendamping MUI Provinsi Banten atas dukungan dan pendampingan yang diberikan dalam mempersiapkan implementasi ISO 9001:2015.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Pendamping MUI Provinsi Banten yang telah memberikan pembekalan dan pendampingan sehingga kami dapat mempersiapkan langkah besar ini sebagai wujud bahwa MUI merupakan organisasi yang terus bertransformasi dan adaptif terhadap perubahan,” tuturnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh Dewan Pimpinan dan para Ketua Komisi MUI Kabupaten Tangerang yang telah mengikuti kegiatan tersebut.
“Semoga Allah SWT meridai setiap langkah kita dalam berkhidmat kepada umat,” pungkasnya.
(Hil)






