BUMDesma Wanayasa Kembangkan Bisnis Properti, Bangun Kos Syariah Sambut Kehadiran Rumah Sakit

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Banjarnegara Hendro Cahyono saat berada di Kecamatan Wanayasa dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan Hunian ekslusif.(Dok.Kominfo Bna/Pelita News.id)

Sekda Banjarnegara Hendro Cahyono saat berada di Kecamatan Wanayasa dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan Hunian ekslusif.(Dok.Kominfo Bna/Pelita News.id)

BANJARNEGARA – Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) LKD Yasa Yuwana Kecamatan Wanayasa mulai mengembangkan sektor properti dengan membangun hunian berupa rumah kos syariah. Proyek tersebut ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama di kompleks BUMDesma, Kamis (9/7/2026).

Pembangunan rumah kos ini menjadi langkah diversifikasi usaha BUMDesma dalam menyambut rencana pembangunan rumah sakit di Kecamatan Wanayasa. Keberadaan hunian tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tempat tinggal bagi tenaga kesehatan, dokter, pendamping pasien, maupun masyarakat yang membutuhkan akomodasi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara, Hendro Cahyono, mengapresiasi inisiatif pengurus BUMDesma yang dinilai mampu membaca peluang ekonomi sekaligus mengembangkan unit usaha baru sesuai kebutuhan daerah.

“Langkah ini menunjukkan kemampuan pengurus dalam melihat peluang usaha. Pengembangan unit bisnis seperti ini diperbolehkan selama tetap mengacu pada regulasi dan dilakukan dengan perencanaan yang matang,” ujarnya.

Meski mendukung inovasi tersebut, Hendro mengingatkan agar BUMDesma tetap mempertahankan usaha utamanya, yakni layanan simpan pinjam perempuan dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), yang selama ini menjadi penopang kinerja lembaga.

READ  Keluhan Warga Widasari - Telakop Terkait Jalan yang Rusak, di Jawab Sudah

Ia juga menekankan pentingnya tata kelola usaha yang transparan, profesional, dan akuntabel agar seluruh pengembangan bisnis mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat desa.

“Core business harus tetap dijaga. Pengembangan usaha lain silakan dilakukan melalui musyawarah dan didukung kajian kelayakan agar investasi yang dilakukan benar-benar memberikan hasil optimal,” katanya.

Direktur BUMDesma LKD Yasa Yuwana, Sunaryo, menjelaskan pembangunan dilakukan secara bertahap dengan target sebanyak 20 kamar berukuran 3 x 5 meter. Total investasi proyek diperkirakan mencapai Rp1,7 miliar.

Menurutnya, konsep yang diusung adalah kos syariah, sehingga selain mengejar nilai ekonomi, pengelolaan hunian juga mengedepankan nilai-nilai etika dan norma agama.

“Kami ingin usaha ini tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga memberikan keberkahan melalui konsep hunian yang nyaman, aman, dan sesuai prinsip syariah,” ungkap Sunaryo.

Ia menambahkan, BUMDesma LKD Yasa Yuwana yang merupakan transformasi dari eks-UPK sejak tahun 2000 kini memiliki sekitar 1.000 anggota peminjam aktif dengan omzet usaha mencapai sekitar Rp5 miliar. Selain menjalankan layanan simpan pinjam, BUMDesma juga mengembangkan usaha penyediaan alat tulis kantor (ATK) serta mulai merambah sektor properti.

READ  Desa Kaliajir Bangun Drainase Dengan Teknik Sil klop Bertujuan Berinovasi.

Prosesi peletakan batu pertama turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Banjarnegara, Kepala Dispermades PPKB, Camat Wanayasa, para kepala desa se-Kecamatan Wanayasa, serta sejumlah tokoh masyarakat.

(Bas)

Berita Terkait

Wartawan Mengaku Dikeroyok Saat Liput Demo HUT ke-500 Kabupaten Serang, HP Disebut Ikut Diamankan
OJK Dorong Literasi Keuangan hingga Pelosok Desa, BIK 2026 Dipusatkan di Banjarnegara
Kakek Pendiam Gantung Diri di Pohon Mangga Dekat Masjid Desa Tanjung Magetan
Ormas dan Mahasiswa Gelar Aksi di Summarecon Serpong, Soroti Dugaan Intimidasi Pedagang Starling dan PKL
Sekolah Rakyat Permanen Banjarnegara Masuk Tahap Persiapan AMDAL dan LSD, Fisik Ditarget Mulai November
Bazar Produk Siswa Sekolah Lansia Istiqomah Banjarnegara Tampilkan Karya dari Hasil Pembelajaran
Dua Tahun Tak Dimanfaatkan, SHGB Situ Rompong Diminta Dipertimbangkan untuk Dibatalkan
Tangsel Diselimuti Abu Vulkanik, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:11

Wartawan Mengaku Dikeroyok Saat Liput Demo HUT ke-500 Kabupaten Serang, HP Disebut Ikut Diamankan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:34

OJK Dorong Literasi Keuangan hingga Pelosok Desa, BIK 2026 Dipusatkan di Banjarnegara

Rabu, 23 September 2026 - 16:36

Kakek Pendiam Gantung Diri di Pohon Mangga Dekat Masjid Desa Tanjung Magetan

Kamis, 17 September 2026 - 14:39

Ormas dan Mahasiswa Gelar Aksi di Summarecon Serpong, Soroti Dugaan Intimidasi Pedagang Starling dan PKL

Kamis, 17 September 2026 - 08:06

Sekolah Rakyat Permanen Banjarnegara Masuk Tahap Persiapan AMDAL dan LSD, Fisik Ditarget Mulai November

Berita Terbaru