Peringati Nilai Kebangsaan, Rofik Hananto dan Bupati Amalia Dorong Warga Jadi Duta Pancasila

Minggu, 16 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hananto Anggota DPRRI Komisi Xlll dan Bupati Banjarnegara Amalia Desiana, Dedi Suromli ketua DPD PKS, dan lainnya saat berpose besama di Acara Penguatan Pancasila.(Dok.Pelia News. id)

Hananto Anggota DPRRI Komisi Xlll dan Bupati Banjarnegara Amalia Desiana, Dedi Suromli ketua DPD PKS, dan lainnya saat berpose besama di Acara Penguatan Pancasila.(Dok.Pelia News. id)

Banjarnegara, PelitaNews.id – Anggota Komisi XIII DPR RI Rofik Hananto dan Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana mengajak masyarakat memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Penguatan Gerakan Relawan Kebijakan Pancasila kepada Masyarakat di Aula Hotel Central Banjarnegara, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat kebangsaan sekaligus menjaga nilai-nilai Pancasila di tengah perkembangan zaman. Acara diikuti ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kader PKS, serta dihadiri Inspektur Banjarnegara Agung Yusianto, anggota DPRD, dan perwakilan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.

Dalam pemaparannya, Rofik Hananto menekankan pentingnya penguatan ideologi Pancasila agar nilai-nilai luhur yang menjadi karakter bangsa tidak tergerus oleh modernisasi.

Menurutnya, nilai seperti *tepa selira*, gotong royong, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia yang perlu terus dipertahankan.

“Nilai-nilai yang sudah lahir menjadi watak bangsa ini, seperti tepa selira dan gotong royong, jangan sampai pudar oleh perkembangan zaman. Pancasila adalah kristalisasi hasil perjuangan para pahlawan dan konsensus para *founding fathers* kita,” ujar Rofik.

READ  Organisasi Perempuan Brebes Bersinergi Wujudkan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh

Ia mengatakan Indonesia merupakan bangsa besar yang memiliki keberagaman suku, bahasa, budaya, dan latar belakang masyarakat. Karena itu, persatuan yang dibangun berdasarkan lima sila Pancasila harus terus dijaga.

Menurut Rofik, Pancasila tidak cukup hanya dipahami sebagai ideologi negara, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku dan tindakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana mengajak peserta untuk tidak berhenti pada pemahaman secara teori. Nilai-nilai Pancasila, kata dia, harus benar-benar dihayati dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Saya berharap masyarakat yang mengikuti kegiatan penguatan ideologi Pancasila ini bisa menjadi Duta Pancasila di wilayahnya, serta memberikan semangat kepada masyarakat lain untuk menerapkan Pancasila dalam keseharian,” kata Amalia.

Bupati juga mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi, kritik, dan saran kepada pemerintah secara bijak dan santun. Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi dan seharusnya disampaikan melalui komunikasi yang konstruktif.

Amalia juga membagikan pengalamannya setelah mengikuti kegiatan di Lemhannas. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.

READ  Dua Perangkat Desa Kaliwinasuh Resmi Dilantik, Panitia Tegaskan Proses Seleksi Sesuai Aturan

“Gotong royong dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam membangun daerah secara bertahap,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Inspektur Banjarnegara Agung Yusianto turut menjadi salah satu narasumber. Kegiatan juga diisi dengan pementasan seni budaya lokal berupa tari tradisional.

Pertunjukan tersebut menggambarkan semangat perjuangan para pahlawan yang dinilai tetap relevan dengan kondisi saat ini. Semangat perjuangan itu dapat diwujudkan melalui upaya bersama melawan kebodohan, kemiskinan, dan berbagai persoalan sosial di masyarakat. (Bas)

Berita Terkait

Kakek Pendiam Gantung Diri di Pohon Mangga Dekat Masjid Desa Tanjung Magetan
Ormas dan Mahasiswa Gelar Aksi di Summarecon Serpong, Soroti Dugaan Intimidasi Pedagang Starling dan PKL
Sekolah Rakyat Permanen Banjarnegara Masuk Tahap Persiapan AMDAL dan LSD, Fisik Ditarget Mulai November
Bazar Produk Siswa Sekolah Lansia Istiqomah Banjarnegara Tampilkan Karya dari Hasil Pembelajaran
Dua Tahun Tak Dimanfaatkan, SHGB Situ Rompong Diminta Dipertimbangkan untuk Dibatalkan
Tangsel Diselimuti Abu Vulkanik, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Perubahan APBD 2026 Fokus Percepatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Banjarnegara
BPKP Jateng dan Pemkab Banjarnegara Perkuat Pencegahan Risiko, Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:36

Kakek Pendiam Gantung Diri di Pohon Mangga Dekat Masjid Desa Tanjung Magetan

Kamis, 17 September 2026 - 14:39

Ormas dan Mahasiswa Gelar Aksi di Summarecon Serpong, Soroti Dugaan Intimidasi Pedagang Starling dan PKL

Kamis, 17 September 2026 - 08:06

Sekolah Rakyat Permanen Banjarnegara Masuk Tahap Persiapan AMDAL dan LSD, Fisik Ditarget Mulai November

Rabu, 16 September 2026 - 20:07

Bazar Produk Siswa Sekolah Lansia Istiqomah Banjarnegara Tampilkan Karya dari Hasil Pembelajaran

Selasa, 15 September 2026 - 07:50

Dua Tahun Tak Dimanfaatkan, SHGB Situ Rompong Diminta Dipertimbangkan untuk Dibatalkan

Berita Terbaru

koleksi

Tut Wuri Golek Rai

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:09