Mendagri Tito Ungkap Strategi Pencegahan Korupsi di Daerah melalui Sistem dan Sikap Integritas*

Jumat, 17 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pelitanews.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, upaya pencegahan tindak pidana korupsi yang kerap melibatkan kepala daerah tidak hanya dapat dilakukan dengan mengandalkan fungsi pengawasan. Menurutnya, penguatan sistem tata kelola pemerintahan dan sikap integritas kepala daerah menjadi kunci agar praktik korupsi dapat dicegah.

“Yang kita bisa lakukan kepada kepala daerah ini adalah, satu, kita melakukan retret. Tujuannya untuk menguatkan nasionalismenya, integritasnya, ya. Kemudian juga memberikan pembekalan-pembekalan awal, termasuk KPK juga hadir di sana. BPKP juga hadir memberikan masukan,” ujar Mendagri kepada awak media usai Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Namun demikian, Mendagri menegaskan bahwa posisi kepala daerah berbeda dengan pejabat dalam sistem komando karena mereka dipilih langsung oleh rakyat. Oleh sebab itu, pembinaan lebih mengedepankan penguatan sistem.

Ia menjelaskan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah membangun berbagai instrumen pengawasan, di antaranya melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), penyusunan pedoman Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), hingga sistem pengawasan keuangan daerah. Selain itu, pemerintah bersama KPK dan Kejaksaan Agung juga mengembangkan sistem pencegahan korupsi melalui Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP). Meski demikian, ia mengingatkan bahwa sebaik apa pun sistem yang dibangun tetap memerlukan integritas dari setiap kepala daerah.

READ  Wamendagri Akhmad Wiyagus: Penanganan TBC Harus Terintegrasi dalam Perencanaan dan Anggaran Daerah

“Tapi semua sistem ini kan bisa saja nanti diakali di lapangan. Ada gratifikasi dan lain-lain. Nah ini kan kembali kepada integritas masing-masing kepala daerah,” sambung Mendagri.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga menyoroti tingginya biaya politik dalam kontestasi pemilihan kepala daerah yang kerap menjadi isu krusial. Menurutnya, kondisi tersebut perlu diatasi dengan terobosan, salah satunya usulan penambahan biaya operasional kepala daerah dari persentase peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan demikian, kepala daerah memiliki dorongan untuk meningkatkan kinerja fiskal daerah tanpa membebani masyarakat.

“Tapi ini perlu, perlu adanya studi dulu ya. Perlu adanya pembicaraan antar-kementerian, lembaga di pemerintahan, bila perlu juga berbicara dengan DPR. Karena ini keputusan penting,” tandasnya.

Berita Terkait

Dukung Inovasi Anak Muda, Pemkab Tangerang Salurkan Hibah Youth Climate Action Fund 2026
Lantik 362 PNS, Bupati Maesyal Rasyid Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik Berkualitas
Pemkab Tangerang Bersama Baznas Salurkan Santunan Yatim-Dhuafa dan 80 Gerobak Usaha
Hadiri HUT FORBETA, Bupati Tangerang Pemkab Tangerang Tegaskan Kepedulian kepada Ojol Sebagai Penggerak Ekonomi dan Bantu Mobilitas Warga
Jelang Pengukuhan, PKB Kabupaten Tangerang Paparkan Rangkaian Kegiatan Termasuk Launching Ambulans Gratis
Dugaan Limbah B3, PT Silent Cicada Tech Tegaskan Komitmen Patuhi Aturan dan Jaga Lingkungan
Warga Babat Apresiasi Pembangunan Jalan Lingkungan Paving Blok
Peringatan Hari Santri 2026. DPC PKB Tangerang, Gelar Berbagai Rangkaian Kegiatan. Program Unggulan Disiapkan.
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:58

Dukung Inovasi Anak Muda, Pemkab Tangerang Salurkan Hibah Youth Climate Action Fund 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:51

Lantik 362 PNS, Bupati Maesyal Rasyid Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik Berkualitas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:59

Hadiri HUT FORBETA, Bupati Tangerang Pemkab Tangerang Tegaskan Kepedulian kepada Ojol Sebagai Penggerak Ekonomi dan Bantu Mobilitas Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:10

Jelang Pengukuhan, PKB Kabupaten Tangerang Paparkan Rangkaian Kegiatan Termasuk Launching Ambulans Gratis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:29

Dugaan Limbah B3, PT Silent Cicada Tech Tegaskan Komitmen Patuhi Aturan dan Jaga Lingkungan

Berita Terbaru