Wamendagri Tekankan Peran Strategis DPRD Provinsi dalam Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya peran strategis Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi dalam memperkuat tata kelola sumber daya alam (SDA) guna mewujudkan kemandirian fiskal daerah.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) di Ballroom Prime Plaza Hotel Sanur, Denpasar, Bali, Senin (29/6/2026).

Dalam sambutannya, Wiyagus mengapresiasi tema Rakernas II ADPSI, yakni “Penguatan Sinergi Pusat dan Daerah dalam Pengelolaan Energi dan Sumber Daya Mineral untuk Memperkuat Fiskal Daerah menuju Indonesia Emas 2045.” Menurutnya, tema tersebut relevan dengan tantangan pembangunan nasional yang membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pengelolaan sektor energi dan sumber daya mineral.

Ia menegaskan, DPRD Provinsi memiliki tanggung jawab besar melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar pengelolaan sumber daya alam mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

“Pengelolaan sektor energi dan sumber daya mineral tidak lagi dapat mengandalkan pola ekonomi ekstraktif semata. Daerah harus mulai mempercepat transisi menuju energi baru terbarukan, mendorong hilirisasi komoditas, serta memperkuat ketahanan energi dan logistik daerah,” ujar Wiyagus.

READ  Kemendagri Gandeng Pandawara Group Kampanyekan Gerakan Indonesia ASRI dan Pengelolaan Sampah

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus tetap berpedoman pada amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa kekayaan alam dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Karena itu, menurutnya, DPRD sebagai representasi masyarakat wajib memastikan eksploitasi sumber daya alam di daerah tidak hanya menguntungkan korporasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

“DPRD Provinsi harus memastikan bahwa eksploitasi sumber daya alam benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat lokal, bukan hanya bagi pemegang saham perusahaan,” tegasnya.

Dalam aspek penganggaran, Wiyagus mendorong DPRD mengarahkan APBD pada program-program produktif seperti pengembangan energi baru terbarukan, pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, digitalisasi pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi lokal.

Sementara melalui fungsi pengawasan, DPRD diharapkan memastikan dana transfer pusat, dana bagi hasil, Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta berbagai sumber pendapatan daerah lainnya digunakan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“DPRD bukan sekadar lembaga politik daerah. DPRD adalah unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang memiliki fungsi pembentukan peraturan daerah, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan,” katanya.

READ  Ormas dan Mahasiswa Gelar Aksi di Summarecon Serpong, Soroti Dugaan Intimidasi Pedagang Starling dan PKL

Wiyagus berharap Rakernas II ADPSI tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan mampu menghasilkan berbagai rekomendasi strategis dan operasional. Di antaranya memperkuat advokasi fiskal daerah, mengoptimalkan dana bagi hasil dan transfer ke daerah, meningkatkan kapasitas kelembagaan DPRD, serta memperkuat regulasi daerah yang mendukung investasi berkelanjutan.

Rakernas II ADPSI turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, Ketua Umum ADPSI Buky Wibawa Karya Guna, serta sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah. Forum tersebut menjadi wadah memperkuat sinergi antarlembaga dalam mendukung pembangunan daerah menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Pemkab Tangerang Bersama Baznas Salurkan Santunan Yatim-Dhuafa dan 80 Gerobak Usaha
Hadiri HUT FORBETA, Bupati Tangerang Pemkab Tangerang Tegaskan Kepedulian kepada Ojol Sebagai Penggerak Ekonomi dan Bantu Mobilitas Warga
Jelang Pengukuhan, PKB Kabupaten Tangerang Paparkan Rangkaian Kegiatan Termasuk Launching Ambulans Gratis
Dugaan Limbah B3, PT Silent Cicada Tech Tegaskan Komitmen Patuhi Aturan dan Jaga Lingkungan
Warga Babat Apresiasi Pembangunan Jalan Lingkungan Paving Blok
Peringatan Hari Santri 2026. DPC PKB Tangerang, Gelar Berbagai Rangkaian Kegiatan. Program Unggulan Disiapkan.
HSN tahun 2026, Bupati berpesan agar santri jadi pelopor yang menguatkan Indonesia emas
Bantu 56 Ribu Nasabah di Kabupaten Tangerang, PNM Komitmen Perkuat UMKM dan Tekan Angka Pengangguran
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:25

Pemkab Tangerang Bersama Baznas Salurkan Santunan Yatim-Dhuafa dan 80 Gerobak Usaha

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:59

Hadiri HUT FORBETA, Bupati Tangerang Pemkab Tangerang Tegaskan Kepedulian kepada Ojol Sebagai Penggerak Ekonomi dan Bantu Mobilitas Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:29

Dugaan Limbah B3, PT Silent Cicada Tech Tegaskan Komitmen Patuhi Aturan dan Jaga Lingkungan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:30

Warga Babat Apresiasi Pembangunan Jalan Lingkungan Paving Blok

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:35

Peringatan Hari Santri 2026. DPC PKB Tangerang, Gelar Berbagai Rangkaian Kegiatan. Program Unggulan Disiapkan.

Berita Terbaru