MANOKWARI – Festival Raimuti 2026 yang digelar Kodam XVIII/Kasuari berlangsung meriah dan penuh semangat di Dermaga H. Rahman Mansim, Jalan Trikora Arfai, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Agustus 2026 tersebut menjadi ajang yang memadukan olahraga tradisional, pelestarian budaya, promosi pariwisata, serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sebanyak 193 peserta dari berbagai kabupaten di Provinsi Papua Barat, Papua Barat Daya, serta Kabupaten Yapen, Papua Tengah, ambil bagian dalam festival yang mempertandingkan final Perahu Dayung Tradisional kategori putra dan putri sejauh 300 meter serta Perahu Mesin 15 PK dengan jarak tempuh 1.200 meter.
Acara turut dihadiri Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XVIII/Kasuari Ny. Mevi Christian K. Tehuteru, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare, S.I.K., Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Dian Hardiana, S.I.P., serta sejumlah pejabat TNI, Polri, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat.
Hadir pula Wakil Ketua III DPR Papua Barat Frids B. Indow dan Kepala Dinas Pariwisata Papua Barat Jafar Werfete, S.Sos., M.M.
Kemeriahan festival semakin terasa saat Pangdam XVIII/Kasuari bersama Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari meninjau langsung stand-stand UMKM yang turut memeriahkan kegiatan sebelum menyaksikan jalannya perlombaan.
Rangkaian final diawali dengan lomba dayung tradisional kategori putri dan putra, dilanjutkan atraksi perahu naga yang memukau para penonton, serta ditutup dengan perlombaan perahu mesin 15 PK yang berlangsung sengit dan menarik perhatian masyarakat.
Pada kategori dayung putra, pasangan Maks Karubaba dan Yonas Raubaba berhasil meraih Juara 1 dengan catatan waktu 2 menit 20,40 detik. Posisi Juara 2 ditempati David Koromath dan Markus Aronggear dengan waktu 2 menit 20,90 detik, sedangkan Juara 3 diraih Lanius Robaha dan Pinon Robaha dengan waktu 2 menit 24 detik.
Sementara pada kategori dayung putri, pasangan Sisma Robaha dan Desi Robaha tampil sebagai Juara 1 dengan catatan waktu 2 menit 35 detik. Juara 2 diraih Salomina Koromath dan Dolfince Mai dengan waktu 2 menit 40 detik, sedangkan posisi Juara 3 ditempati Megawati Hesti Wareway dan Ester Raubaba dengan waktu 2 menit 48 detik.
Untuk kategori Perahu Mesin 15 PK, pembalap Aser Waroy berhasil keluar sebagai Juara 1 dengan waktu tercepat 1 menit 49 detik. Posisi Juara 2 diraih Yehuda Warom dengan catatan waktu 1 menit 54 detik, sedangkan Yusuf Roni Wanggai menempati posisi Juara 3 dengan waktu 1 menit 55 detik.
Festival Raimuti 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga air, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat Papua. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung pelestarian budaya lokal serta menjadi momentum untuk mempromosikan potensi wisata dan produk UMKM daerah kepada masyarakat luas.
Antusiasme masyarakat yang tinggi selama pelaksanaan festival menunjukkan bahwa kegiatan tersebut telah menjadi bagian penting dalam memperkuat identitas budaya dan semangat kebersamaan di Tanah Papua.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, Festival Raimuti 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta meninggalkan kesan positif bagi peserta maupun masyarakat yang hadir.






