Warga Malingping Utara dan Sangiang Gelar Gotong Royong Bangun Jembatan Lewi Kuku, Musa Weliansyah Nyatakan Dukungan

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat di wilayah perbatasan Desa Malingping Utara dan Desa Sangiang, Kabupaten Lebak. Warga dari kedua desa dijadwalkan melaksanakan pembangunan Jembatan Lewi Kuku secara swadaya pada Rabu, 8 Juli 2026.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah desa hingga anggota legislatif tingkat provinsi. Kepala Desa Malingping Utara, Budi Angkat Purwondo, dan Kepala Desa Sangiang, Hadi Nuryadin, turut terlibat dalam persiapan kegiatan bersama Anggota DPRD Provinsi Banten, Musa Weliansyah.

Pembangunan Jembatan Lewi Kuku dinilai penting karena menjadi jalur penghubung masyarakat antara Desa Malingping Utara dan Desa Sangiang. Selama ini, jembatan yang terbuat dari bambu dan kayu sederhana dinilai sudah tidak memadai, terutama saat musim hujan maupun ketika warga mengangkut hasil pertanian.

Melalui kegiatan gotong royong ini, masyarakat berharap dapat menghadirkan akses yang lebih aman, nyaman, dan layak sehingga mampu menunjang aktivitas ekonomi maupun sosial warga di kedua desa.

Tagline yang diusung dalam kegiatan tersebut, “Bersama Kita Bangun Jembatan Harapan, untuk Akses yang Lebih Baik dan Masa Depan yang Lebih Cerah,” mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.

READ  Hutama Karya Gelar Operasi Keselamatan Secara Berkela di Seluruh Ruas Tol Kelolaan

Dukungan dari Anggota DPRD Provinsi Banten, Musa Weliansyah, menunjukkan adanya perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayah pedesaan, khususnya di Kabupaten Lebak. Sinergi antara pemerintah desa, wakil rakyat, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat pembangunan serta menghasilkan jembatan yang lebih kokoh dan aman digunakan.

Panitia pelaksana mengusung empat nilai utama dalam kegiatan ini, yakni kebersamaan sebagai sumber kekuatan, gotong royong sebagai wujud kepedulian, jembatan sebagai penghubung harapan, serta semangat untuk maju bersama antara masyarakat Desa Malingping Utara dan Desa Sangiang.

Pelaksanaan gotong royong dijadwalkan dimulai pada pagi hari, Rabu, 8 Juli 2026. Warga dari kedua desa diimbau untuk berpartisipasi sesuai kemampuan, baik dengan menyumbangkan tenaga maupun material, guna mewujudkan akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat dan generasi mendatang.

Berita Terkait

Dua Tahun Tak Dimanfaatkan, SHGB Situ Rompong Diminta Dipertimbangkan untuk Dibatalkan
Warga Ruko 1B Blok BH-BJ Mengeluh Pengujung Sepi,Persoalkan Sistem Parkir Otomatis
Jatanras Polda Lampung Amankan Empat Terduga Pelaku Curanmor di Curug Wetan Tangerang
FORMASI Dukung Saturday Service Kecamatan Kelapa Dua, Permudah Warga Urus Administrasi
Camat Kelapa Dua Apresiasi Nesya, Siswi SMPN 2 yang Tampil di Jambore Nasional XII
IPPI Colour Fun Walk 2026 Digelar, Ajak Mahasiswa dan Masyarakat Hidup Sehat
FORMASI Sambut Pembangunan Museum Raden Aria Wangsakara, Junaedi: Sejarah Harus Hidup di Tengah Generasi
Museum Raden Aria Wangsakara Mulai Dibangun, Merawat Ingatan dari Lengkong untuk Generasi Bangsa
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:50

Dua Tahun Tak Dimanfaatkan, SHGB Situ Rompong Diminta Dipertimbangkan untuk Dibatalkan

Senin, 14 September 2026 - 16:25

Warga Ruko 1B Blok BH-BJ Mengeluh Pengujung Sepi,Persoalkan Sistem Parkir Otomatis

Senin, 14 September 2026 - 13:51

Jatanras Polda Lampung Amankan Empat Terduga Pelaku Curanmor di Curug Wetan Tangerang

Minggu, 13 September 2026 - 23:15

FORMASI Dukung Saturday Service Kecamatan Kelapa Dua, Permudah Warga Urus Administrasi

Minggu, 13 September 2026 - 15:24

Camat Kelapa Dua Apresiasi Nesya, Siswi SMPN 2 yang Tampil di Jambore Nasional XII

Berita Terbaru