Dugaan Pengurangan 10 Ton Hotmix, Proyek Rp78 Juta di Panongan Jadi Sorotan

Kamis, 29 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tangerang —PelitaNews.id Proyek pengaspalan jalan (hotmix) di Kampung Cibango RW 06, Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi sorotan. Pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV Matahari Terbit Pagi dengan nilai anggaran sebesar Rp78.910.000,00 tersebut diduga tidak sesuai spesifikasi teknis dan terkesan dikerjakan asal-asalan.

Hasil investigasi di lapangan menurut informasi Proyek yang bersumber dari aspirasi Dewan (Yk,) anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Partai NasDem, Dapil V itu kini menimbulkan tanda tanya serius terkait kualitas pekerjaan dan kesesuaian volume material yang digunakan. Rabu 28/10/2026

Berdasarkan dugaan temuan di lapangan, volume hotmix disinyalir mengalami pengurangan hingga kurang lebih 10 ton. Jika dugaan tersebut benar, persoalan ini patut mendapat perhatian serius karena menyangkut kualitas pembangunan serta pertanggungjawaban penggunaan anggaran publik.

Pekerjaan infrastruktur jalan bukan sekadar mengejar selesainya pengaspalan. Ketebalan, volume material, kualitas campuran aspal, serta kesesuaian dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis merupakan aspek penting yang harus diperhatikan.

READ  50 Peserta Ikuti Family Gathering Sapala Consultant, RIY Law Office dan RIY Event Organizer di Malang

Jika pekerjaan diduga tidak memenuhi standar, siapa yang bertanggung jawab? Apakah pelaksana pekerjaan telah menjalankan kewajibannya sesuai kontrak? Lalu, bagaimana pengawasan terhadap proyek yang bersumber dari aspirasi anggota dewan tersebut?

Jangan sampai proyek aspirasi hanya menjadi formalitas pembangunan tanpa pengawasan yang serius.

Dewan sebagai pihak yang memperjuangkan aspirasi masyarakat juga patut memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat dan menghasilkan pembangunan berkualitas. Aspirasi rakyat bukan sekadar soal terealisasinya proyek, melainkan juga soal mutu, transparansi, dan pertanggungjawaban.

Saat dikonfirmasi, Ojo diduga selaku pelaksana melalui pesan singkat WhatsApp enggan merespon.

Publik berhak mempertanyakan apakah hasil pekerjaan tersebut sudah sesuai dengan spesifikasi dan volume yang ditetapkan. Namun, dugaan pengurangan sekitar 10 ton itu tetap perlu dibuktikan melalui pengukuran teknis, pemeriksaan dokumen kontrak, serta pencocokan volume pekerjaan di lapangan.

Atas dugaan tersebut, aktivis mansyur meminta instansi terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan hotmix di Kampung Cibango RW 06, Desa Serdang Kulon. Pemeriksaan perlu mencakup ketebalan aspal, volume material, kualitas pekerjaan, serta kesesuaian realisasi dengan RAB dan dokumen kontrak.

READ  Ratusan Warga Lippo Village Karawaci Minta Janji Pengembang, Saat Aksi Damai Di Depan Kantor TMD Lippo Karawaci

Inspektorat Kabupaten Tangerang maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diharapkan dapat melakukan pemeriksaan sesuai kewenangan apabila ditemukan indikasi penyimpangan.

CV Matahari Terbit Pagi juga perlu memberikan penjelasan terbuka mengenai pelaksanaan pekerjaan tersebut, termasuk tudingan dugaan pengurangan volume material.

Hingga berita ini disusun, dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi teknis dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Penulis : Azis

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ratusan Warga Lippo Village Karawaci Minta Janji Pengembang, Saat Aksi Damai Di Depan Kantor TMD Lippo Karawaci
Dukung Inovasi Anak Muda, Pemkab Tangerang Salurkan Hibah Youth Climate Action Fund 2026
Lantik 362 PNS, Bupati Maesyal Rasyid Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik Berkualitas
Pemkab Tangerang Bersama Baznas Salurkan Santunan Yatim-Dhuafa dan 80 Gerobak Usaha
Hadiri HUT FORBETA, Bupati Tangerang Pemkab Tangerang Tegaskan Kepedulian kepada Ojol Sebagai Penggerak Ekonomi dan Bantu Mobilitas Warga
Jelang Pengukuhan, PKB Kabupaten Tangerang Paparkan Rangkaian Kegiatan Termasuk Launching Ambulans Gratis
Dugaan Limbah B3, PT Silent Cicada Tech Tegaskan Komitmen Patuhi Aturan dan Jaga Lingkungan
Warga Babat Apresiasi Pembangunan Jalan Lingkungan Paving Blok

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:26

Dugaan Pengurangan 10 Ton Hotmix, Proyek Rp78 Juta di Panongan Jadi Sorotan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:39

Ratusan Warga Lippo Village Karawaci Minta Janji Pengembang, Saat Aksi Damai Di Depan Kantor TMD Lippo Karawaci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:58

Dukung Inovasi Anak Muda, Pemkab Tangerang Salurkan Hibah Youth Climate Action Fund 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:51

Lantik 362 PNS, Bupati Maesyal Rasyid Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik Berkualitas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:25

Pemkab Tangerang Bersama Baznas Salurkan Santunan Yatim-Dhuafa dan 80 Gerobak Usaha

Berita Terbaru