Sekda Banjarnegara Minta OPD Akselerasi Belanja APBD 2026 Tanpa Langgar Aturan

Rabu, 14 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rapat koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan(POK) dalam rangka percepatan pelaksanaan program belanja APBD(TA) 2026 Triwulan lll di Sasana Bhakti Praja.(Dok Kominfo Bna/Pelita News.id)

Foto: Rapat koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan(POK) dalam rangka percepatan pelaksanaan program belanja APBD(TA) 2026 Triwulan lll di Sasana Bhakti Praja.(Dok Kominfo Bna/Pelita News.id)

Banjarnegara, PelitaNews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Banjarnegara, Hendro Cahyono, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan program belanja APBD Tahun Anggaran 2026. Langkah tersebut diperlukan untuk mengejar target realisasi anggaran yang masih mengalami keterlambatan, tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.

Permintaan itu disampaikan Hendro saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan III di Sasana Bhakti Praja Setda Banjarnegara, Rabu (14/10/2026).

Hendro menyampaikan, alokasi belanja APBD Kabupaten Banjarnegara Tahun Anggaran 2026 setelah pergeseran ditetapkan sebesar Rp2,29 triliun. Anggaran tersebut terdiri atas belanja operasi Rp1,62 triliun, belanja modal Rp229,05 miliar, belanja tidak terduga Rp2,7 miliar, serta belanja transfer, bantuan keuangan, dan bagi hasil Rp436,72 miliar.

Berdasarkan laporan progres per 30 September 2026, realisasi keuangan Pemkab Banjarnegara baru mencapai 65,72 persen dari target 76,89 persen. Capaian tersebut mencatatkan deviasi minus 11,17 persen.

Sementara itu, realisasi fisik mencapai 79,61 persen dari target 80,15 persen, dengan deviasi minus 0,54 persen.

“Capaian tersebut belum sesuai target yang direncanakan,” ujar Hendro.

READ  Dinilai "Planga-Plongo" dan Jadi Batu Sandungan Daerah, Aktivis Desak Bupati Madina Copot Pj. Sekda Afrizal

Melihat kondisi tersebut, Hendro menginstruksikan seluruh perangkat daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengejar ketertinggalan realisasi anggaran. Ia meminta percepatan pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terukur agar progres belanja maupun fisik pembangunan dapat meningkat secara signifikan.

Ia juga mengingatkan agar pengelolaan anggaran daerah dilakukan secara bertanggung jawab, efektif, dan efisien sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Lakukan belanja APBD secara efektif dan efisien serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” imbuhnya.

Selain menyoroti realisasi anggaran, Hendro mengingatkan ASN untuk menerapkan nilai dasar BerAKHLAK, khususnya aspek loyalitas. Menurutnya, setiap ASN harus mengutamakan kepentingan bangsa dan negara serta menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan daerah, dan instansi masing-masing.

Ia menegaskan, percepatan pelaksanaan program tidak boleh menjadi alasan bagi perangkat daerah untuk mengabaikan aturan. Setiap pegawai diminta menjalankan tugas sesuai ketentuan dan mengedepankan koordinasi apabila menghadapi kendala dalam pelaksanaan kegiatan.

“Pegang aturan. Yang penting kita tugasnya apa, kita laksanakan sesuai aturan. Kalau ada kesulitan, koordinasi dengan yang lain. Karena kalau kita melakukan kesalahan maka implikasinya akan panjang,” tegasnya.

READ  Bus Eka Tujuan Cilacap Terbakar di Madiun, Seorang Penumpang Terluka Bakar

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Banjarnegara, Muhammad Iqbal, mengatakan rapat koordinasi POK menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pengendalian pelaksanaan program pembangunan daerah.

Rapat tersebut juga bertujuan mengevaluasi perkembangan kegiatan di masing-masing perangkat daerah, sekaligus memperkuat koordinasi lintas OPD dalam mengidentifikasi permasalahan dan merumuskan langkah penyelesaiannya.

Iqbal berharap optimalisasi realisasi belanja APBD dapat segera memberikan dampak berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian masyarakat.

“ Kegiatan ini juga mendorong optimalisasi realisasi belanja APBD agar bisa segera menjadi multiplier effect bagi perekonomian masyarakat,” jelasnya.(Bas)

Berita Terkait

Festival Literasi Banjarnegara 2026, Pemkab Dorong Budaya Baca dan Kreativitas
Bupati Buka TMMD Sengkuyung di Desa Kecepit, Gotong Royong Jadi Kunci Percepatan Pembangunan
Bupati Banjarnegara Serahkan Bantuan Kursi Roda kepada Dua Warga Gumingsir dan Wanadadi
Konfercab IX Muslimat NU Banjarnegara, Program Kerja Dituntut Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Wartawan Mengaku Dikeroyok Saat Liput Demo HUT ke-500 Kabupaten Serang, HP Disebut Ikut Diamankan
OJK Dorong Literasi Keuangan hingga Pelosok Desa, BIK 2026 Dipusatkan di Banjarnegara
Kakek Pendiam Gantung Diri di Pohon Mangga Dekat Masjid Desa Tanjung Magetan
Ormas dan Mahasiswa Gelar Aksi di Summarecon Serpong, Soroti Dugaan Intimidasi Pedagang Starling dan PKL

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08

Sekda Banjarnegara Minta OPD Akselerasi Belanja APBD 2026 Tanpa Langgar Aturan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:04

Festival Literasi Banjarnegara 2026, Pemkab Dorong Budaya Baca dan Kreativitas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:56

Bupati Buka TMMD Sengkuyung di Desa Kecepit, Gotong Royong Jadi Kunci Percepatan Pembangunan

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:22

Bupati Banjarnegara Serahkan Bantuan Kursi Roda kepada Dua Warga Gumingsir dan Wanadadi

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:02

Konfercab IX Muslimat NU Banjarnegara, Program Kerja Dituntut Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Berita Terbaru