Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Iptek dan Berinovasi

Jumat, 23 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Hendro Cahyono, Sekda Kabupaten Banjarnegara saat membacakan Amanat Menteri Agama RI saat Acara Apel Peringatan Hari Santri 2026 di Alun-Alun Banjarnegara.(Dok Kominfo Bna/Pelita News.id)

Foto: Hendro Cahyono, Sekda Kabupaten Banjarnegara saat membacakan Amanat Menteri Agama RI saat Acara Apel Peringatan Hari Santri 2026 di Alun-Alun Banjarnegara.(Dok Kominfo Bna/Pelita News.id)

Banjarnegara, PelitaNews.id– Santri masa kini didorong tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), mengembangkan inovasi, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Banjarnegara, Hendro Cahyono, saat membacakan amanat Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam Apel Peringatan Hari Santri 2026 di Alun-alun Banjarnegara, Kamis (22/10/2026).

Apel tersebut diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi kemasyarakatan keagamaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan santri dan pendidik dari pondok pesantren dan madrasah.

Dalam amanatnya, Hendro menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk mengenang perjuangan ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Jika dahulu para santri menguatkan negeri dengan perjuangan dan pertahanan kemerdekaan, maka saat ini santri harus menguatkan negeri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan tentu saja akhlak mulia,” ujarnya.

Ia menegaskan, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, menanamkan akhlak, membangun kemandirian, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, santri diharapkan terus belajar dan mampu berkiprah di berbagai bidang, mulai dari keagamaan, pendidikan, ilmu pengetahuan, hingga kepemimpinan.

READ  Bazar Produk Siswa Sekolah Lansia Istiqomah Banjarnegara Tampilkan Karya dari Hasil Pembelajaran

Hendro juga menyampaikan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di bawah Kementerian Agama sebagai upaya memperkuat kelembagaan pesantren. Penguatan tersebut mencakup fungsi pendidikan, dakwah Islam yang rahmatan lil alamin, serta pemberdayaan masyarakat untuk mendorong kemandirian ekonomi.

Rangkaian apel diisi dengan pembacaan Ikrar Santri dan Resolusi Jihad untuk mengenang seruan perjuangan KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Kegiatan juga dimeriahkan paduan suara MAN 2 Banjarnegara dan atraksi bela diri Pagar Nusa, kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa.(Bas)

Berita Terkait

HPS 2026, Zarkasi Dorong Perlindungan Sawah dan Perbaikan Irigasi
Lettu Inf Harits Adam Yuseno Dimakamkan Secara Militer di Banjarnegara
HPS 2026, Banjarnegara Surplus Beras 30 Ribu Ton dan Dorong Diversifikasi Pangan Lokal
Pemkab Banjarnegara Dukung Perjuangan Pengakuan dan Kesejahteraan Guru PAUD
Golkar Banjarnegara Lantik Pengurus di 20 Kecamatan, Bidik Kenaikan Suara pada Pemilu Mendatang
Meta Agulegistin: Sepak Takraw Pemalang Siap Berlaga di Porprov XVII Jateng, Bidik Medali
Wungon HUT ke-62 Partai Golkar Pemalang, Kader Serukan Soliditas dan Semangat Berkarya
Perubahan APBD 2026 Disahkan, Banjarnegara Hadapi Tekanan Fiskal

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:12

Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Iptek dan Berinovasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:12

HPS 2026, Zarkasi Dorong Perlindungan Sawah dan Perbaikan Irigasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:10

Lettu Inf Harits Adam Yuseno Dimakamkan Secara Militer di Banjarnegara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:29

HPS 2026, Banjarnegara Surplus Beras 30 Ribu Ton dan Dorong Diversifikasi Pangan Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:19

Pemkab Banjarnegara Dukung Perjuangan Pengakuan dan Kesejahteraan Guru PAUD

Berita Terbaru