Banjarnegara, PelitaNews.id– Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menyatakan dukungan terhadap perjuangan pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk memperoleh pengakuan profesi, kesetaraan, dan peningkatan kesejahteraan. Dukungan tersebut disampaikan dalam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Banjarnegara di Golden Ballroom Hotel Surya Yudha, Selasa (20/10/2026).
Peringatan yang mengusung tema “21 Tahun Himpaudi: Nyalakan Asa, Wujudkan Pengakuan dan Kesetaraan Guru PAUD” tersebut dihadiri ratusan pendidik PAUD, unsur pimpinan daerah, serta perwakilan organisasi mitra pendidikan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Banjarnegara, Hendro Cahyono, yang membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru PAUD dalam mendidik anak-anak sejak usia dini. Menurutnya, tugas tersebut membutuhkan kesabaran, ketulusan, dan komitmen, meskipun para pendidik masih menghadapi berbagai tantangan dan keterbatasan.
Hendro menegaskan, pemerintah daerah memahami besarnya pengabdian guru PAUD dalam membangun fondasi pendidikan anak. Karena itu, upaya memperjuangkan peningkatan kesejahteraan pendidik perlu dilakukan secara bertahap melalui dukungan dan sinergi berbagai pihak.
“Di balik senyum manis anak-anak kita setiap hari, ada para guru PAUD yang berjuang penuh keikhlasan. Pemerintah daerah sangat memahami betapa besarnya pengabdian Bapak dan Ibu sekalian. Bersama-sama memperjuangkan kesejahteraan para pendidik PAUD secara bertahap,” kata Hendro.
Ia juga berharap Himpaudi terus berkembang menjadi wadah yang mampu memperkuat solidaritas, meningkatkan kapasitas, serta memperjuangkan kepentingan para pendidik PAUD di Kabupaten Banjarnegara.
“Semoga Himpaudi ini semakin maju, semakin jaya, dan guru PAUD semakin sejahtera,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Banjarnegara, Yusuf Agung Prabowo, menyatakan pihaknya berkomitmen mendampingi dan memfasilitasi peningkatan kompetensi pendidik PAUD.
Menurut Agung, guru PAUD memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak sejak dini. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan seiring dengan upaya memperkuat perlindungan dan pengakuan terhadap profesi pendidik.
“Guru PAUD merupakan fondasi awal pendidikan karakter anak-anak kita, sehingga peningkatan kualitas serta perlindungan terhadap profesi mereka akan selalu menjadi prioritas dalam pembangunan pendidikan di Banjarnegara,” katanya.
Agung menambahkan, Dindikpora mendukung aspirasi kesetaraan dan pengakuan profesi guru PAUD yang selama ini mengabdi di tengah masyarakat. Ia berharap peringatan HUT ke-21 Himpaudi menjadi momentum memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan organisasi profesi untuk mendorong peningkatan kesejahteraan serta profesionalisme pendidik.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Banjarnegara, Bunda Literasi, serta perwakilan organisasi profesi pendidikan, yakni IGTKI, IGRA, dan IGABA. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan memperkuat sinergi dalam mendukung pengembangan pendidikan anak usia dini di Banjarnegara.(Bas)






